
Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Akibat Koding Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
Author(s) -
Salma Firyal Nabila,
Atma Deharja,
Yusirwan Tabrani,
Atma Deharja
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal rekam medik dan informasi kesehatan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2721-866X
DOI - 10.25047/j-remi.v1i4.2157
Subject(s) - computer science , medicine
Klaim BPJS Kesehatan adalah pengajuan biaya perawatan pasien peserta BPJS oleh pihak rumah sakit kepada pihak BPJS Kesehatan yang dilakukan secara kolektif dan ditagihkan kepada pihak BPJS Kesehatan setiap bulannya. Setelah itu BPJS Kesehatan akan melakukan persetujuan klaim dan melakukan pembayaran untuk berkas yang layak, namun untuk berkas yang tidak layak klaim atau pending (unclaimed) harus dikembalikan ke rumah sakit untuk diperiksa kembali. Kejadian pending klaim di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo disebabkan oleh beberapa hal diantaranya administrasi, medis, koding, tidak layak dan lainnya. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan berkas pending klaim pada bulan januari 2020 sebanyak 788 dari 2539 pasien rawat inap yang menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional. Dari permasalahan tersebut maka dilakukan analisis terkait faktor penyebab pending klaim akibat koding melalui pendekatan fenomenologi yang meliputi input dan proses pada bagian Koding di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo. Hasil penelitian terkait SDM diperlukan penambahan jumlah sumber daya manusia serta sosialisasi pembaharuan dari aturan koding. Terkait Sarana dan Prasarana yaitu keterbatasan ruangan petugas koding diperlukan pertemuan secara rutin. Terkait Teknologi yaitu mendukung proses klaim berkas rekam medis pasien diintegrasikan dengan proses manajemen lain yang terdapat di SIMRS. Berdasarkan analisis proses terkait Perencanaan yaitu telah memiliki SOP penyelesaian permasalahan pending klaim. Terkait Pengorganisasian yaitu perlu dibuat job description khususnya pada petugas bagian coding. Terkait Pelaksanaan yaitu proses pengklaiman dilihat dari alur yang ada telah sesuai dengan SOP yang berlaku serta pada analisis proses terkait Evaluasi yaitu mengadakan pertemuan rutin atau rapat bulanan.