z-logo
open-access-imgOpen Access
Keterbatasan Pangan Balita Perkotaan dan Pedesaan Provinsi Papua Indonesia pada Masa Pandemi COVID-19
Author(s) -
Semuel Piter Irab,
Rosmin M. Tingginehe,
Yacob Ruru
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal sains dan kesehatan/jurnal sains dan kesehatan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2407-6082
pISSN - 2303-0267
DOI - 10.25026/jsk.v4i1.1095
Subject(s) - covid-19 , medicine , disease , infectious disease (medical specialty)
Corona Virus disease – (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang ditemukan bulan desember 2019  di Kota Wuhan, China. COVID-19 merupakan golongan virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Akibat  gangguan sistem pernapasan,  gejala ringan, flu, infeksi paru-paru, dan menyerupai  penyakit pneumonia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak social distancing dan lockdown pada  keterbatasan  pangan balita  perkotaan dan pedesaan. Metode Cross-sectional digunakan pada analisis keterbatasan pangan  balita perkotaan  dan  pedesaan  masa pandemi COVID-19 Provinsi Papua yang dilakukan Maret – Juli 2020. Tempat penelitian di Kabupaten/kota Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya, mewakili semua Kabupaten di Provinsi Papua. Populasi seluruh balita, sampel balita di perkotaan dan pedesaan. Analisis data mengunakan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pandemi COVID-19 perkotaan dan pedesaan (p-value = 0,012), transportasi bahan makanan perkotaan dan pedesaan (p-value < 0,001), pekerjaan kepala keluarga perkotaan dan pedesaan (p-value = 0,002), pendapatan kepala keluarga perkotaan dan pedesaan (p-value = 0,004), sumber vitamin  mineral perkotaan dan pedesaan ( p-value < 0,001),  sumber protein (10 – 15%) perkotaan dan pedesaan (p-value < 0,001), sumber karbohidrat (60-75%) perkotaan dan pedesaan (p-value = 0,028), sumber lemak (10-20%) perkotaan dan pedesaan (p-value = 0,019), sumber energi (1250-1750 kkal) perkotaan dan pedesaan (p-value < 0,001). Tidak ada perbedaan bantuan Pemerintah perkotaan dan pedesaan pada pandemi COVID-19 Provinsi Papua (p-value = 0,564). Dapat disimpulan  bahwa pembatasan status sosial ekonomi pada masa pandemic COVID-19, berdampak pada keterbatasan pangan balita perkotaan dan pedesaan Provinsi Papua. Balita perkotaan dan perdesaan mengkonsumsi makanan jumlah dan sumber zat gizi berbeda.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here