z-logo
open-access-imgOpen Access
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IBU POST SC DALAM MENYUSUI BAYINYA DI RUANG MAWAR RSUD. Dr. H. SOEWONDO KENDAL
Author(s) -
Ahmaniyah Ahmaniyah,
Iva Gamar Dian Pratiwi
Publication year - 2019
Publication title -
wiraraja medika
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2685-9998
pISSN - 2088-415X
DOI - 10.24929/fik.v9i1.693
Subject(s) - humanities , art
Menyusui merupakan proses yang fisiologis untuk memberikan nutrisi kepada bayi secara optimal. Pemberian ASI ekslusif sudah diatur oleh peraturan Pemerintah Republik Indonesia no.33 tahun 2012. pengeluaran ASI pada ibu post partum normal lebih cepat dari pada post SC, Beberapa faktor yang mempengaruhi pengeluaran ASI pasca bersalin, yaitu stres setelah persalinan, nyeri, anastesi, melihat, mencium dan mendengar suara tangisan bayi. pada penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan prilaku ibu post SC dalam menyusui bayinya. penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional Responden pada penelitian ini berusia < 35 tahu (60%), pendidikan SMP sebanyak (40%) dan pekerjaan responden ibu rumah tangga (86,7%). Dan faktor yang paling dominan yang dapat mempengaruhi prilaku menyusui pada ibu Post Sc adalah ibu takut gerak atau takut jahitannya lepas. P value = 0,019 ( P value < 0,05 ) yang maknanya ada hubungan antara faktor – faktor (rasa sakit/nyeri payudara, puting susu pecah, merasa lelah, ASI tidak keluar dan takut gerak/takut jahitan lepas) dengan prilaku inu post partum SC. faktor rasa sakit/nyeri payudara, puting susu pecah, merasa lelah, ASI tidak keluar dan takut gerak/takut jahitan lepas merupakan faktor yang mepunyai hubungan terhadap prilaku ibu Post SC dalam memberikan ASI secara dini pada bayinya.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here