
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING MODEL TERHADAP KEAKTIFANDAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA SISWA KELAS III SDN BABBALAN
Author(s) -
Lutfia Lutfia,
Tita Tanjung Sari,
Ach. Puniman
Publication year - 2020
Publication title -
alpen : jurnal pendidikan dasar
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-9075
pISSN - 2580-6890
DOI - 10.24929/alpen.v3i2.29
Subject(s) - physics , humanities , psychology , art
Belajar dengan menemukan sendiri pengetahuannya maka pengetahuan siswa akan bertahan lama. Untuk mencapai hal tersebut diharapkan peserta didik dapat berperan aktif dan terlibat langsung saat proses pembelajaran. Sedangkan keaktifan peserta didik yang rendah akan berdampak pada pencapaian hasil belajar peserta didik yang rendah pula. Oleh karena itu, diperlukan adanya perhatian serta strategi untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Berperan aktif dalam belajar adalah suasana yang mestinya tercipta dalam proses pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan model pembelajaran yang efektif dan lebih menyenangkan yaitu melalui Problem Based Learning Model. Problem Based Learning Model dapat digunakan sebagai alternatif variasi model pembelajaran yang menawarkan masalah kepada peserta didik untuk memecahkan sendiri masalah yang dihadapi, sehingga peserta didik terdorong untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa bagian yaitu tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan reflekfi. Sumber data penelitian adalah siswa kelas III SDN Babbalan Batuan Sumenep, validator, dan observer penelitian. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan peserta didik, lembar hasil belajar peserta didik dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning Modelyang diterapkan dapatkan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif siswa kelas III SDN Babbalan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya aktifitas positif dari 58,25% menjadi 73,75% dan menurunnya aktifitas negatif dari 14% menjadi 2,70%. Selain itu hasil belajar kognitif siswa pada nilai rata-rata kelas meningkat dari 90,8 menjadi 93,3