
WISATA KULINER DI PANTAI INDAH KAPUK
Author(s) -
Vina Angelina,
Mieke Choandi
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal sains, teknologi, urban, perancangan, arsitektur
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2685-6263
pISSN - 2685-5631
DOI - 10.24912/stupa.v1i2.4506
Subject(s) - advertising , social media , digital media , sociology , media studies , humanities , political science , art , business , law
At millennial era, trends are very easily spread due to the presence of social media. Millennials with high curiosity, as "digital native" can easily find out what trends are happening at that time. And usually will try to do that trend. That is because millennials like to try something new, besides, the experience gained will always be perpetuated through photos which will then be exhibited on social media. One of the trends of the most 'hits' in this era is culinary. When culinary is combined with vibrant social media in millennials, there will be activities to spread culinary content on social media. Because of the considerable impact of the activity, now restaurants are flocking to present the concept of a unique dining place with attractive food performances and different dining places. Millennials also hunt for such types of places to be exhibited on social media. By presenting an architecture which is an culinary tour, it is hoped that it can become a forum for millennials to channel culinary hobbies while learning to preserve the environment. AbstrakPada jaman milenial, tren sangatlah mudah tersebar karena kehadiran sosial media. Kaum Milenial dengan rasa ingin tahu yang tinggi, sebagai “digital native”, dapat dengan mudah mencari tahu tren apa yang sedang terjadi saat itu. Dan biasanya akan berusaha untukmelakukan tren tersebut. Hal itu dikarenakan kaum milenial gemar untuk mencoba sesuatuyang baru. Selain itu, pengalaman yang didapatkan akan selalu diabadikan melalui foto yang kemudian akan dipamerkan di sosial media. Salah satu tren yang paling ‘hits’ di jaman ini adalah kuliner. Ketika kuliner digabungkan dengan sosial media yang semarak di kalangan milenial, akan ada aktivitas menyebarkan konten berupa kuliner pada sosial media. Karena dampak yang cukup besar dari aktivitas itu, kini restoran berbondong-bondong menyajikan konsep tempat makan unik dengan penampilan makanan yang menarik dan desain tempat makan yang berbeda. Kaum millennial juga memburu jenis tempat makan seperti itu agar dapat dipamerkan di media sosial. Dengan menghadirkan sebuah arsitektur yang merupakan wisata kuliner diharapkan dapat menjadi wadah kaum milenial untuk menyalurkan hobi akan kuliner sambil belajar untuk melestarikan lingkungan.