
RUANG BELAJAR MASA DEPAN : SEBUAH TIPOLOGI BARU BANGUNAN PENDIDIKAN
Author(s) -
Sebastian Michael Kwee,
Maria Veronica Gandha
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal sains, teknologi, urban, perancangan, arsitektur
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2685-6263
pISSN - 2685-5631
DOI - 10.24912/stupa.v1i2.4469
Subject(s) - context (archaeology) , humanities , psychology , pedagogy , political science , sociology , geography , art , archaeology
School is an institution for educating children in the supervisor of their teachers. School facilities are always evolving to follow the times due to technological developments and changes in behavior of users. Indonesia is still experiencing problems in poor classroom conditions around 65% of the condition of classrooms in Indonesia is still experiencing damage, especially in the Elementary School level. Primary schools in the Jakarta area generally still use a conventional system where teachers are still teaching in one direction, and classrooms that use desk systems are lined up, and lack communal spaces for different ways of learning. This indicates that there is no relevance between the school and its users, where millennials have begun to dominate the world of education to become teachers with more innovative methods, and students who already have different learning methods, especially with the availability of technology and more varied trends. The proposed program, which is the future learning space, is a learning facility that fits the context of the needs of Jakarta residents, where the millennial generation can use a more varied and flexible teaching method, which causes Z generation onwards to learn in their own style. As well as supporting programs such as shared work spaces, sports facilities that can support millennial activities in the Cakung area, East Jakarta and surrounding areas.AbstrakSekolah adalah suatu lembaga pendidikan yang dirancang khusus untuk mendidik siswa/ murid dalam pengawasan pengajar atau guru. Fasilitas sekolah selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman dikarenakan adanya perkembangan teknologi serta perubahan perilaku dari penggunanya. Indonesia masih mengalami masalah dalam kondisi ruang kelas yang buruk sekitar 65% kondisi ruang kelas di Indonesia masih mengalami kerusakan, khususnya dalam taraf Sekolah Dasar. Sekolah Dasar di daerah Jakarta pada umumnya masih menggunakan sistem konvensional dimana guru masih mengajar secara satu arah, dan ruang kelas yang menggunakan sistem meja berderet, serta kurangnya ruang- ruang komunal untuk cara belajar yang berbeda. Hal ini menandakan sudah tidak ada relevansi antara sekolah dengan penggunanya, dimana milenial sudah mulai mendominasi dunia pendidikan menjadi pengajar dengan metode yang lebih inovatif, serta murid- murid yang sudah memiliki cara pembelajaran yang berbeda, terutama dengana adanya bentuan teknologi dan tren yang lebih variatif. Program yang diusulkan, yaitu ruang belajar masa depan adalah fasilitas belajar yang sesuai dengan konteks keperluan warga Jakarta dimana generasi milenial dapat menggunakan metode mengajar yang lebih variatif dan fleksibel, yang menyebabkan generasi Z serta seterusnya dapat belajar dengan gaya mereka sendiri. Serta adanya program pendukung seperti ruang kerja bersama, fasilitas olahraga yang dapat mendukung kegiatan milenial yang ada di daerah Cakung, Jakarta Timur dan sekitarnya.