z-logo
open-access-imgOpen Access
WADAH KERJA MILENIAL DAN BALAI BOGA
Author(s) -
Andy Lois
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal sains, teknologi, urban, perancangan, arsitektur
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2685-6263
pISSN - 2685-5631
DOI - 10.24912/stupa.v1i2.4413
Subject(s) - space (punctuation) , workspace , business , metaphor , marketing , management , architectural engineering , engineering , computer science , economics , linguistics , philosophy , artificial intelligence , robot , operating system
The Co-working space and Food Hall in jakarta is a facility that designed based on the needs and development of creative economy business that growing rapidly but there are no adequate facilities and support at this time. So the main design problem is how to create space that can convey identity and become an icon of the development of creative economy in Jakarta. Besides the needs for business developers to work productively, this project also raises special design issues, namely how to create social space and green space to support more productivity of users. The design approach used is a general approach and a symbolyc approach using intangible metaphor, taking from the main nature of business startup developers namely innovation. Then, the deepening of space characters is chosen  to look at the completion of the needs from different workspaces according to users needs. This facility is different from the workspace in general because it prioritizes intercation space (interaction sapce) and also green space, but does not ignore the privacy needed by each user. Office and Co-working space designs are also supported by facilities such as cafetaria, gathering room, meeting room, and retail. AbstrakRuang Kerja Bersama dan Balai Boga di Jakarta merupakan fasilitas yang didesain didasari oleh kebutuhan serta perkembangan bisnis ekonomi kreatif yang kian pesat namun belum ada fasilitas yang memadai dan mendukungnya saat ini. Sehingga masalah desain utama adalah bagaimana menciptakan ruang yang dapat menyampaikan identitas dan menjadi ikon perkembangan ekonomi kreatif di Jakarta. Selain itu adanya kebutuhan para pengembang bisnis untuk bekerja secara produktif, maka proyek ini juga mengangkat masalah desain khusus yaitu bagaimana menciptakan ruang sosial dan ruang hijau untuk mendukung produktivitas lebih dari user. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan umum dan pendekatan simbolik dengan menggunakan intangible metaphore, mengambil dari sifat utama para pengembang bisnis pemula yakni Inovasi. Kemudian, pendalaman karakter ruang dipilih untuk mencermati penyelesaian kebutuhan ruang-ruang kerja yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pengguna. Fasilitas ini berbeda dengan ruang kerja pada umumnya karena mengutamakan ruang interaksi (interaction space) dan juga ruang hijau, namun tidak mengabaikan privasi yang dibutuhkan setiap pengguna. Desain kantor dan ruang kerja bersama juga didukung dengan fasilitas seperti cafetaria, ruang berkumpul, ruang rapat, dan juga retail.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here