z-logo
open-access-imgOpen Access
Self Disclosure Individu Queer Melalui Media Sosial Instagram (Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun @kaimatamusic)
Author(s) -
Dhiya Fauziani Hediana,
Septia Winduwati
Publication year - 2020
Publication title -
koneksi
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2598-0785
DOI - 10.24912/kn.v3i2.6489
Subject(s) - queer , digital media , social media , sociology , new media , humanities , media studies , gender studies , political science , art , law
In current digital era, the development of technology in the world are getting more advanced and rapid. The existence of new media provides an open space for individuals to convey or receive information. One of them, a Queer who see new media as a space for expression, such as self disclosure. The limited space in the public that encourages individuals queer self disclosure through digital communication in new media, namely social media Instagram. This purpose of this study is to find out how the self disclosure of one of a Queer on social media Instagram. The analysis is based on the theory of interpersonal communication with reference which according to the concept of self disclosure and social media theory. The study conducted using a qualitative descriptive approach with case study method on the Instagram account @kaimatamusic. The findings result of this study are informant able to open up herself by sharing her work, sexual identity, ideas, activities and open attitudes to the others on an Instagram account. Even so, there are some personal information that she did not share such as romantic partners and families Di era digital saat ini, perkembangan teknologi di dunia semakin maju dan pesat. Kehadiran media baru memberikan ruang keterbukaan individu untuk menyampaikan ataupun menerima informasi. Salah satunya, individu queer yang melihat media baru sebagai ruang untuk berekspresi, seperti melakukan pembukaan diri (self disclosure). Adanya keterbatasan ruang di publik yang mendorong individu queer melakukan penyingkapan diri (self disclosure) melalui komunikasi digital di media baru yaitu media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembukaan diri salah satu individu Queer di media sosial Instagram. Analisa dilandaskan pada teori komunikasi antarpribadi dengan referensi yang mengacu pada konsep pembukaan diri (self disclosure) dan teori media sosial. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif dengan metode studi kasus pada akun Instagram @kaimatamusic. Temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah informan dapat membuka diri dengan membagikan  hasil karya, identitas seksual, ide dan gagasan, aktivitas serta sikap yang terbuka dengan orang lain di akun Instagram. Meskipun demikian, ada beberapa informasi pribadi yang ia tidak bagikan seperti pasangan romantis dan juga keluarga.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here