z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS JEMBATAN PRATEGANG BOX GIRDER DENGAN INCREMENTAL LAUNCHING METHOD
Author(s) -
Michelle Michelle,
F.X. Supartono
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal mitra teknik sipil
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2622-545X
DOI - 10.24912/jmts.v3i2.6933
Subject(s) - bridge (graph theory) , structural engineering , physics , humanities , girder , engineering , art , medicine
The purpose of this research is to gain a broader understanding in analysing bridges that are built in stages. With Incremental Launching Method, bridges are casted in segments behind one of the abutments and launched over piers. Therefore, this method has little effect on surroundings and much efficient for constructions of highways or railroad lines. This method uses 40 meter long nose made of steel and is connected to the front part of the bridge to reduce the cantilever moment that occurs. The structure of the bridge is modelled in Midas Civil. 31 centric pre-stressing tendons are used during launching, whereas 20 tendons are placed in the top flanges and 11 tendons are placed in the bottom flanges. 2 pre-stressing tendons are placed in each web, to be tensioned after the bridge has reached its final position. The results from analysis using Midas Civil stated that the tendons used are sufficient to withstand the stresses due to dead load and live load.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas dalam menganalisis jembatan yang dibangun secara bertahap. Dengan Incremental Launching Method (ILM), jembatan dicor per segmen di belakang salah satu abutmen dan diluncurkan diatas tiang setelah beton mencapai kekukatannya. Oleh karena itu, metode ini memiliki efek yang sedikit pada lingkungan dan sangat efisien untuk pembangunan jalan raya atau jalur kereta api. Metode ini menggunakan nose sepanjang 40 meter yang terbuat dari baja dan disambungkan pada bagian depan jembatan untuk mengurangi momen kantilever yang terjadi. Model struktur jembatan dibuat dalam program Midas Civil menggunakan wizard ILM. 31 tendon centric prestressing digunakan selama peluncuran, 20 ditempatkan di flens atas box girder dan 11 ditempatkan di bawah. 2 tendon ditempatkan di masing-masing web yang akan ditarik setelah jembatan berada di posisi akhir.  Hasil dari analisis menggunakan Midas Civil menunjukan bahwa tendon yang digunakan cukup untuk menahan tegangan akibat beban mati dan beban hidup.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here