
Faktor Penentu Financial Distress Perusahaan Restoran, Hotel, dan Pariwisata yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Author(s) -
Calvin Agusty Nason,
Yusbardini Yusbardini
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal manajerial dan kewirausahaan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2657-0025
DOI - 10.24912/jmk.v4i1.17165
Subject(s) - business , stock exchange , business administration , financial distress , finance , accounting , financial system
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang dapat menentukan atau mempengaruhi financial distress pada suatu perusahaan. Subjek pada penelitian ini adalah perusahaan restoran, hotel, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diambil dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs perusahaan masing – masing. Metode pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berupa purposive sampling dengan kriteria yang dibutuhkan peneliti dalam penelitian ini. Penelitian ini mengumpulkan data sebanyak 28 perusahaan dari 46 perusahaan restoran, hotel, dan pariwisata, dengan jumlah observasi sebesar 84 sampel. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan program Microsoft Excel 10. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi logistik yang dilakukan dengan menggunakan program Eviews 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa long term debt to equity ratio mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Di sisi lain, variabel return on investment memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Sedangkan pada variabel retention ratio, managerial ownership, dan institutional ownership ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap financial distress. The purpose of this study is to determine what factors can determine or affect financial distress in a company. The subjects of this research are restaurant, hotel, and tourism companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2020. This study uses secondary data in the form of the company's annual financial statements taken from the official website of the Indonesia Stock Exchange and the websites of their respective companies. The sample selection method used in this study was purposive sampling with the criteria needed by researchers in this study. This study collected data from 28 companies from 46 restaurant, hotel, and tourism companies, with a total of 84 samples of observations. Processing data in this study using Microsoft Excel 10 program. This study uses logistic regression analysis techniques performed using the Eviews 10 program. The results of this study indicate that the long term debt to equity ratio has a positive and significant effect on financial distress. On the other hand, the return on investment variable has a negative and significant effect on financial distress. Meanwhile, the retention ratio, managerial ownership, and institutional ownership variables were found to have no significant effect on financial distress.