z-logo
open-access-imgOpen Access
PERAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KEPRIBADIAN DAN PENGGUNAAN INTERNET BERMASALAH
Author(s) -
Ristia Angesti,
Imelda Dian Ika Oriza
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal muara ilmu sosial, humaniora, dan seni
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2579-6356
pISSN - 2579-6348
DOI - 10.24912/jmishumsen.v2i2.2317
Subject(s) - humanities , psychology , neuroticism , physics , social psychology , personality , philosophy
Pengguna internet yang semakin meningkat memicu permasalahan dalam penggunaan internet. Beberapa tahun terakhir, fenomena fear of missing out (FOMO) yang baru muncul beberapa tahun terakhir diduga dapat menjadi mediator antara kepribadian dan penggunaan internet bermasalah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh FOMO yang berperan sebagai mediator antara kepribadian dan penggunaan internet bermasalah. Partisipan penelitian adalah partisipan berjenis kelamin laki- laki (N = 39) dan perempuan (N = 143) dengan rentang usia 18-29 tahun (M = 23.05, SD = 2.7) yaitu pada emerging adulthood dengan jumlah total partisipan 182 orang. Terdapat tiga alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala penggunaan internet bermasalah, skala kepribadian, dan skala fear of missing out. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis mediasi.  Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah trait neuroticism mempengaruhi FOMO secara signifikan, a = 0,268, p <0,001. Kemudian, FOMO mempengaruhi penggunaan internet bermasalah secara signifikan, b = 0,941, p<0,001. Selanjutnya, trait neuroticism mempengaruhi penggunaan internet bermasalah melalui mediator yaitu FOMO secara signifikan, c’= 0,615, p<0,001. Maka diperoleh indirect effect sebesar 0,247,  direct effect sebesar 0,615, dan total effect sebesar 0,863. Indirect effect sebesar 0,247 pada 10.000 bootstrap sampel dan diperoleh true indirect effect yang berkisar antara 0,102 hingga 0,415 pada 95% Confidence Interval (CI). Dapat dilihat bahwa terdapat mediasi parsial antara trait neuroticism dengan penggunaan internet bermasalah yang dimediasi oleh FOMO. Kemudian, terdapat mediasi yang sempurna antara trait conscientiousness dengan penggunaan internet bermasalah yang dimediasi oleh FOMO. Melalui penelitian ini, membuktikan bahwa FOMO memiliki peran yang penting sebagai mediator antara kepribadian dan penggunaan internet bermasalah

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here