
Analisis Pengaruh Work Life Balance, Gaya Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja terhadap Keinginan Pindah Kerja pada Generasi Milenial
Author(s) -
Axamina Christi Unawekla,
Riris Loisa
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal manajemen bisnis dan kewirausahaan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2598-0289
DOI - 10.24912/jmbk.v5i6.15084
Subject(s) - nonprobability sampling , psychology , humanities , work–life balance , business administration , work (physics) , sociology , business , physics , population , demography , art , thermodynamics
The purpose of this study is to examine the effect of work-life balance, leadership style, and work environment on turnover intentions in the millennial generation in Jakarta. This research is a descriptive quantitative study, using a purposive sampling technique with a sample of 105 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression analysis techniques using SPSS version 26. The results of this study indicate that the work-life balance variable does not affect the turnover intention for the millennial generation in Jakarta. The leadership style variable has a negative and significant effect on the turnover intention of the millennial generation in Jakarta. Work environment variables have a negative and significant effect on the turnover intention of the millennial generation in Jakarta. Work-life balance, leadership style, and environment variables simultaneously influence turnover intention for the millennial generation in Jakarta. Work-life balance, leadership style, and work environment contributed 63.8 percent to turnover intention. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh work life balance, gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap keinginan pindah kerja pada generasi milenial di Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 105 responden. Data dianalisis dengan teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan variabel work life balance tidak berpengaruh terhadap keinginan pindah kerja generasi milenial di Jakarta. Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan pindah kerja generasi milenial di Jakarta. Variabel lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan pindah kerja generasi milenial di Jakarta. Variabel work life balance, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja secara bersama-sama secara simultan berpengaruh terhadap keinginan pindah kerja. Work life balance, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja memberikan kontribusi sebesar 63,8 persen terhadap keinginan pindah kerja.