
Analisis Pengaruh Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan dan Abnormal Return pada Perusahaan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018
Author(s) -
Sylvi Liani Dewi,
Indra Widjaja
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal manajemen bisnis dan kewirausahaan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2598-0289
DOI - 10.24912/jmbk.v5i1.10277
Subject(s) - abnormal return , business administration , stock exchange , wilcoxon signed rank test , mathematics , business , statistics , mann–whitney u test , finance
This study aims to examine the difference in firm performances and abnormal returns before and after the merger and acquisition in the companies listed on the Indonesian Stock Exchange in the year 2014 to 2018. The data observation period is 1 year before the merger dan acquisition and 2 years after merger and acquisition. The analysis technique used is the Wilcoxon Signed Rank Test for ratio performance and Paired Sample T-test for abnormal return. The results of the testing of the hypothesis show that period 1 year before M&A and comparison comparison 2 years after M&A shows there is no significant difference in company financial performance before and after merger and acquisition. Hypothesis for Abnormal return, there is no difference before and after merger and acquisition.Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kinerja perusahaan dan abnormal return sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek pada tahun 2014 hingga 2018. Periode observasi data adalah 1 tahun sebelum merger dan akuisisi dan 1& 2 tahun sesudah merger dan akuisisi. Metode analisa data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dan Paired Sample T-Test untuk abnormal return. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa periode 1 tahun sebelum M&A dan perbandingan 2 tahun setelah M&A menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger dan akuisisi. Hipotesis untuk Abnormal return, tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah merger dan akuisisi.