
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD DALAM MELAKSANAKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Author(s) -
Clara Ika Sari Budhayanti
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal bakti masyarakat indonesia
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2621-0398
pISSN - 2620-7710
DOI - 10.24912/jbmi.v1i2.2891
Subject(s) - humanities , psychology , sociology , philosophy
Salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru SD/MI adalah kemampuan mengembangkan diri secara professional. Kemampuan mengembangkan diri secara professional dapat dilihat dari kemampuan dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan wawancara dengan tiga sekolah dasar di Kabupaten Cisauk, yaitu SDN Kedokan, SDN Cibogo, dan SDN Mekarwangi, jarang ada guru yang melakukan PTK. Dari 24 guru yang di ketiga sekolah tersebut hanya 7 guru yang pernah melaksanakan PTK, namun hanya 4 orang guru yang melaksanakan PTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan. Sedangkan 3 guru lainnya melaksanakan PTK dalam rangka memenuhi salah satu tugas perkuliahan saat mengambil program sarjana. Oleh karena itu, Unika Atma Jaya melaksanakan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas bagi guru-guru di tiga SD tersebut. Setelah pelatihan guru diminta untuk menyusun draf proposal PTK. Pada dasarnya guru-guru telah dapat menentukan masalah dan alternatif pemecahan masalah yang akan diteliti, namun kebanyakan guru masih kesulitan menentukan fokus tindakan dan teknik pengumpulan data serta analisis data. Selain itu ada beberapa guru yang menuliskan latar belakang masalah penelitian tidak dilengkapi dengan landasan teori atau ada namun cara penulisannya salah. Draf proposal PTK yang telah disusun juga tidak memuat teori-teori secara lengkap sehingga tidak heran jika ketika menuliskan fokus tindakan, guru mengalami kesulitan. Dengan demikian, berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara konseptual, guru-guru telah memahami bagaimana melaksanakan PTK namun dalam praktik guru-guru tersebut masih mengalami kesulitan terutama dalam menentukan dan mengembangkan instrumen penelitian sebagai alat pengumpul data serta bagaimana cara mengolahnya menjadi data penelitian. Oleh karena itu, disarankan perlu adanya pendampingan dalam pengembangan instrumen penelitian serta dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelasnya.