
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Author(s) -
Syukron Mamun
Publication year - 2018
Publication title -
integral
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-8720
pISSN - 2654-4539
DOI - 10.24905/jppm.v1i1.20
Subject(s) - humanities , physics , art
Penelitian bertujuan untuk : (1) mengetahui prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Make A Match yang nilainya lebih dari KKM melampaui 75%; (2) mengetahui motivasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Make A Match lebih baik daripada menggunakan model ekspositori; (3) mengetahui prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match lebih baik daripada menggunakan model ekspositori; (4) mengetahui apakah ada perbedaan motivasi dan prestasi belajar antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match dibanding menggunakan model ekspositori; (5) mengetahui motivasi dan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Make A Match lebih efektif daripada menggunakan model ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII semester II SMP Negeri 3 Kersana tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 211 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dokumentasi, tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji proporsi, uji t satu pihak kanan, uji manova, dan uji -hotelling yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukan prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Make A Match yang nilainya lebih dari KKM melampaui 75%. Peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Make A Match lebih baik daripada model pembelajaran ekspositori terhadap motivasi maupun prestasi belajar. Ada perbedaan motivasi dan prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Make A Match dibanding model pembelajaran ekspositori. Motivasi dan prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Make A Match lebih baik daripada model pembelajaran ekspositori