Analisis Kebersihan Diri terhadap Keberadaan Telur Cacing Ascaris pada Kuku Nelayan Desa Batu Karas Cijulang Pangandaran
Jurnal Kedokteran Dan KesehatanPeer ReviewedDadang Herdiansyah +12019Journals
Soil Transmitted Helminth (STH) adalah cacing golongan nematoda yang memerlukan tanah untuk perkembangan bentuk infektifnya, golongan cacing yang penting dan menyebabkan masalah kesehatan masyarakat salah satunya adalah Ascaris lumbricoides . Angka prevalensi kecacingan di Indonesia mencapai 28.2%. tinggi rendahnya prevalensi kecacingan tergantung juga kebaradaan telur cacing pada tanah. Kesadaran yang rendah untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun serta malas menggunting kuku dapat menjadi faktor pendukung terjadinya infestasi telur cacing. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui gambaran telur cacing dan kebersihan diri nelayan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian adalah nelayan yang ada di Desa Batu Karas Cijulang Pangandaran yang diambil secara accidental sampling sebanyak 159 responden. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 37orang nelayan atau 23.3% positif terdiagnosa telur cacing Ascaris Lumbricoides. Secara statistik tidak ada hubungan yang signifikan antara kebersihan diri dengan keberadaan telur cacing pada nelayan (p value>0.05) namun ada beberapa variabel yang mempunyai peluang keberadaan telur cacing positif yaitu kebiasaan menggigit kuku dan keberadaan jamban dalam rumah. Kata kunci:, Kebersihan Diri, Nelayan,Pangandaran, Telur Cacing
The content you want is available to Zendy users.
Already have an account? Sign inHaving issues? Contact support