z-logo
open-access-imgOpen Access
GAMBARAN COPING GAY MUSLIM TERKAIT KONFLIK IDENTITAS
Author(s) -
Made Dwi Faradina,
Yohanes Kartika Herdiyanto
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal psikologi udayana
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4024
pISSN - 2354-5607
DOI - 10.24843/jpu.2018.v05.i01.p12
Subject(s) - humanities , psychology , social psychology , art
Menurut Erickson (dalam Papalia & Old, 2001) identitas diri adalah proses menjadi seseorang yang unik dengan peran yang penting dalam hidup. Terdapat berbagai jenis identitas diri yang terbentuk pada diri seseorang seperti identitas gender, identitas agama, identitas seksual dan masih banyak lagi. Identitas homoseksual dan identitas keagamaan merupakan identitas yang saling bertentangan yang dibuktikan dengan adanya nilai-nilai dalam agama yang menentang keberadaan dari kaum homoseksual sehingga individu yang memiliki kedua jenis identitas tersebut akan mengalami suatu konflik identitas. Untuk dapat mengatasi konflik identitas tersebut kemudian dibutuhkan suatu strategi coping yang tepat dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana gambaran bentuk coping pada gay Muslim terkait konflik identitas. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mewawancarai tiga subjek laki-laki yang memiliki orientasi seksual sebagai homoseksual gay dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan analisis theoretical coding. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah jenis coping yang dipilih oleh homoseksual untuk menghadapi konflik identitas adalah dengan menggunakan problem-focused coping dengan strategi playful problem solving dengan mengurangi aktivitas seks bersama pasangan homoseksual. Selain itu homoseksual juga menggunakan jenis emotional-focused coping dengan strategi seeking social support dengan bercerita dan menerima nasehat dari teman, positive repraisal dengan kembali rajin beribadah, self-control dengan mengontrol diri agar tidak terlalu jauh terjerumus ke dalam dunia negatif homoseksual dan accepting responsibility dengan mengakui kesalahan menjadi homoseksual dan bertanggung jawab dengan keputusan menjadi homoseksual.   Kata kunci: Gay, konflik identitas, coping.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here