z-logo
open-access-imgOpen Access
HUBUNGAN KONFLIK KERJA KELUARGA TERHADAP MOTIVASI KERJA DENGAN DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERAWAT WANITA BALI DI RUMAH SAKIT DI BALI
Author(s) -
I Ketut Yoga Adityawira,
Supriyadi Supriyadi
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal psikologi udayana
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4024
pISSN - 2354-5607
DOI - 10.24843/jpu.2017.v04.i01.p18
Subject(s) - psychology , humanities , philosophy
Wanita Bali saat ini dihadapkan dengan berbagai macam pemenuhan peran yang kompleks. Disamping harus bekerja dan mengurus keluarga, wanita Bali juga berperan dalam mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di Bali. Sehingga hal ini memunculkan konflik peran tersendiri bagi wanita Bali, salah satu konflik tersebut yaitu konflik kerja keluarga. Dampak dari konflik kerja keluarga yang dapat terjadi pada wanita Bali yaitu menurunkan motivasi kerja wanita Bali. Ketika wanita Bali mengalami konflik, maka individu tersebut akan mencari sumber-sumber positif yang ada disekitarnya untuk mengatasi dampak konflik yang dihadapinya. Salah satu sumber positif adalah dukungan sosial. Tujuan dari penelitian yaitu untuk melihat hubungan konflik kerja keluarga terhadap motivasi kerja dengan dukungan sosial sebagai variabel pemoderasi pada perawat wanita Bali di rumah sakit di Bali. Data dianalisis menggunakan model Moderated Regression Analysis (MRA) dengan teknik uji residual melalui SPSS 17.0 for windows. Jumlah subjek pada penelitian ini 112 dengan kriteria wanita Bali yang bekerja sebagai perawat minimal satu tahun pada rumah sakit di Bali, telah menikah dan memiliki anak, serta berpendidikan minimal Sekolah Pendidikan Perawat (SPK) atau sederajat. Sampling menggunakan teknik sampling two stage cluster sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan konflik kerja keluarga dengan dukungan sosial sebagai variabel pemoderasi dengan informasi nilai koefisisen variabel motivasi kerja parameter beta standardized negatif yaitu -0,143, akan tetapi nilai probabilitasnya tidak signifikan p = 0,134 (p>0,05). Dari hasil analisis diketahui bahwa dukungan sosial bukanlah variabel moderator, tetapi sebagai variabel prediktor yang mandiri.   Kata Kunci: Dukungan Sosial, Konflik Kerja Keluarga, Motivasi Kerja, Perawat wanita Bali

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here