
Estimasi total simpanan karbon Pada Padang Lamun di Kawasan Pantai Karang Sewu, Gilimanuk, Bali
Author(s) -
Komang Indah Vitri Lestari,
I Gede Hendrawan,
Elok Faiqoh
Publication year - 2020
Publication title -
journal of marine research and technology
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2621-0096
pISSN - 2621-0088
DOI - 10.24843/jmrt.2020.v03.i01.p07
Subject(s) - physics
Pertumbuhan sektor industri di berbagai Negara yang relatif cepat dapat meningatkan emisi dari Gas Rumah Kaca (GRK) seperti karbondioksida (CO2) di atmosfer. Salah satu aspek dalam mengurangi gas karbon yaitu dengan pemeliharaan hutan dan lautan untuk menyimpan karbon. Salah satu sumberdaya laut yang cukup potensial sebagai menyimpan gas CO2 adalah padang lamun. Lamun sendiri memiliki peran utama yaitu sebagai penyimpan karbon dilautan (Carbon sink) atau dikenal dengan istilah Blue Carbon dan digunakan untuk proses fotosintesis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui simpanan karbon pada lamun di bagian atas substrat (daun), bagian bawah substrat (akar dan rhizoma) dan pada setiap jenis lamun yang didapat di Pantai Karang Sewu. Pada penelitian ini penentuan titik sampling adalah sebanyak 6 stasiun untuk pengambilan sampel lamun dilakukan secara Purposive sampling, mengacu pada kerapatan lamun yang diasumsikan bisa mewakili atau menggambarkan keadaan perairan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pengabuan kering yang dilakukan dengan penghancuran komponen sampel pada suhu 500?C. Hasil penelitian menunjukkan simpanan karbon pada bagian atas substrat (daun) sebesar 0.062 ton, dan pada bagian bawah substrat (rhizoma dan daun) sebesar 0.200 ton. Hasil simpanan karbon pada bagian bawah substrat lebih tinggi daripada atas substrat karena adanya bahan organik yang terendap pada substrat menjadi faktor penyerapan karbon pada lamun bagian bawah substrat. Jenis lamun yang ditemukan di Pantai Karang Sewu yaitu Enhalus acoroides dengan simpanan karbon tertinggi yaitu sebesar 0.19874 ton, simpanan karbon lamun jenis Thalassia hemprichii sebesar 0.06247 ton dan terendah pada lamun jenis Halodule uninervis yaitu sebesar 0.00022 ton.