
Pengelolaan Kawasan Sendang Sono berwawasan Masyarakat
Author(s) -
Singgih Hapsoro
Publication year - 2018
Publication title -
tumotowa
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2722-7693
pISSN - 2722-7014
DOI - 10.24832/tmt.v1i2.15
Subject(s) - humanities , art
Kawasan Sendangsono menjadi salah satu tempat peziarahan favorit umat Katolik di Indonesia, yang berupa sebuah gua buatan didalamnya terdapat patung perwujudan Bunda Maria , Gereja Promasan dan lintasan Jalan Salib yang menghubungkan Gereja dengan Gua Maria. Pesatnya pembangunan serta daya tarik ekonomi menimbulkan permasalahan yang dapat membahayakan dan mengancam kelestarian sumberdaya budaya kawasan Sendangsono. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pengelolaan Kawasan Sendangsono yang berwawasan masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi pengelolaan Kawasan Sendangsono saat ini. Kajian yang dilakukan adalah kajian berwawasan masyarakat, yaitu kajian pengelolaan yang memperhatikan nilai dan makna budaya, baik yang berwujud benda maupun tak benda dan peran serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan Kawasan Sendangsono sudah sangat baik, terbukti dengan kepuasan para pengunjung yang datang ke Kawasan Sendangsono. Keterlibatan masyarakat hanya sebatas kegiatan insidentil, belum menyentuh sisi manajemen. Hal inilah yang perlu diperhatikan dalam rangka Pengelolaan Kawasan Sendangsono yang berwawasan masyarakat.