LAKSANA ARCA DURGA MAHISASURAMARDINI PADA BEBERAPA PURA DI BALI SEBUAH TINJAUAN VARIASI DAN MAKNA
Author(s) -
Dewa Gede Yadhu Basudewa
Publication year - 2019
Publication title -
siddhayatra jurnal arkeologi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2598-1056
pISSN - 0853-9030
DOI - 10.24832/siddhayatra.v24i2.155
Subject(s) - philosophy , meaning (existential) , humanities , art , epistemology
Penelitian ini dilakukan berdasarkan keunikan variasi laksana Durga Mahisasuramardini pada beberapa pura di Bali, seperti membawa laksana sesuai dengan mitologi tercipatanya Dewi Durga dan sesuai dengan keinginan pribadi pemahat (local genius). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis variasi dan makna filosofi laksana arca Durga Mahisasuramardini pada beberapa pura di Bali. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan studi kepustakaan melalui pendekatan kualitatif yang selanjutnya dibahas menggunakan analisis ikonografi dan teori semiotika. Hasil penelitian menunjukkan Durga sebagai sakti Dewa Siwa sangat sesuai dengan tugasnya sebagai penghancur kejahatan (asura) dan memiliki tugas yang sama dengan Dewa Wisnu sebagai pemelihara alam semesta dari kejahatan (asura). Jenis-jenis variasi laksana yang dibawa oleh arca Durga Mahisasuramardini dalam penelitian ini adalah cakra, sangkha, sara, gada, pasa, khetaka, khadga, trisula, sakti, pustaka, camara, aksamala, keris, kuncup padma, dan ekor mahisa. Laksana-laksana tersebut sebagai atribut Durga Mahisasuramardini memiliki makna-makna filosofi berdasarkan mitologi dan fungsinya, yaitu sebagai makna kekuatan, kesaktian, kesucian, penghalang, keagungan, dan kesuburan atau kemakmuran alam semesta.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom