z-logo
open-access-imgOpen Access
Geologi situs paleolitik das kikim, kabupaten lahat, provinsi sumatra selatan.
Author(s) -
M. Fadhlan S. Intan
Publication year - 2018
Publication title -
kalpataru
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2550-0449
pISSN - 0126-3099
DOI - 10.24832/kpt.v26i2.273
Subject(s) - geology , pleistocene , geomorphology , paleontology
Lahat is one of the districts within the province of South Sumatra, the site of research, saving many cultural remains, one of them from the paleolithic period, which for so long received no attention from environmental researchers. This is the basis of the main problems that cover geology in general. Therefore, the purpose of this study is to conduct surface geology mapping in general as an effort to present geological information, while the aim is to know the geomorphological aspects, stratigraphy, geological structures associated with existence in paleolithic sites of research area. The research method begins with literature review, survey, analysis, and interpretation of field data. Environmental observations provide information about the landscape consisting of terrestrial morphology units, weak corrugated morphology units, and strong corrugated morphology units. The rivers are in the Old River, the Adult River, and Periodic /Permanent River. The constituent rocks are Gumai Formation, Benakat Air Formation, Muara Enim Formation, Kasai Formation, and alluvial. The geological structure is a strike slip fault that flows northeast-southeast. The study was conducted on the Kikim River, Lingsing River, and Pangi River, which stretches from east to west with direction from south to north. Exploration in the Kikim Basin, Lahat District has managed to find 30 paleolithic sites.Keywords: Geology, Pleistocene, Paleolithic, Open SiteABSTRAKLahat merupakan salah satu kabupaten dalam Provinsi Sumatra Selatan yang menjadi lokasi penelitian, menyimpan banyak tinggalan budaya, salah satunya dari masa paleolitik, yang sekian lama tak mendapat perhatian dari para peneliti lingkungan. Hal inilah yang dijadikan dasar permasalahan utama yang mencakup geologi secara umum. Oleh sebab itu, maksud penelitian ini dalah untuk melakukan pemetaan geologi permukaan secara umum sebagai salah satu upaya untuk menyajikan informasi geologi, sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui aspek-aspek geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi yang dikaitkan dengan keberadaan di situs-situs paleolitik wilayah penelitian. Metode penelitian diawali dengan kajian pustaka, survei, analisis, dan interpretasi data lapangan. Pengamatan lingkungan memberikan informasi tentang bentang alamnya yang terdiri dari satuan morfologi dataran, satuan morfologi bergelombang lemah, dan satuan morfologi bergelombang kuat. Sungainya berstadia Sungai Tua, Sungai Dewasa-Tua, dan Sungai Periodik/Permanen. Batuan penyusun adalah Formasi Gumai, Formasi Air Benakat, Formasi Muara Enim, Formasi Kasai, dan aluvial. Struktur geologi berupa patahan geser yang berarah timur laut-tenggara. Penelitian dilaksanakan di Sungai Kikim, Sungai Lingsing, dan Sungai Pangi, yang membentang dari timur ke barat dengan arah aliran dari selatan ke utara. Eksplorasi di DAS Kikim, Kabupaten Lahat telah berhasil menemukan 30 situs paleolitik. Kata kunci: Geologi, Plistosen, Paleolitik, Situs Terbuka

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here