z-logo
open-access-imgOpen Access
Kode Etik Jurnalisme di Indonesia dan Inggris Raya
Author(s) -
Astrid Puspita Sari
Publication year - 2016
Publication title -
rekam
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2442-9376
pISSN - 1858-3997
DOI - 10.24821/rekam.v12i1.1382
Subject(s) - ethical code , humanities , political science , indonesian , art , law , philosophy , linguistics
AbstrakEtika bukan hanya soal kode etik atau aturan yang harus diikuti. Hal ini lebih terkait dengan prinsip-prinsip tentang yang benar dan yang salah dari perilaku manusia yang berlaku obyektif dan tidak memihak. Praktek jurnalisme sebagai suatu profesi menimbulkan permasalahan etika. Tulisan ini bermaksud membandingkan kode etik praktek jurnalistik yang dilakukan wartawan Inggris Raya dan Indonesia serta membahas beberapa contoh malpraktek etika kerja jurnalistik. Walaupun di kedua negara tersebut menjunjung kebebasan pers dan kebebasan informasi. Di Inggris sendiri media lebih dibatasi oleh hukum dan kode etik tertentu secara spesifik. Sedangkan di Indonesia, media tetap dibatasi oleh hukum tapi tidak secara spesifik meskipun kode etik jurnalistik juga digunakan sebagai salah satu aturan yang ada. Tulisan ini menyajikan perbedaan dalam hal etika jurnalistik yang digunakan oleh wartawan dari kedua negara tersebut. AbstractJournalism Code of Ethics in Indonesia and United Kingdom. Ethics is not just a matter of codes of conducts or rules to be followed. It is more related to principles concerning the rights and wrongs of human conduct applied objectively and impartially. The practice of journalism as a profession raises many ethical issues. This essay compares the journalist’s practice code of ethics between United Kingdom and Indonesia and also discusses some examples of malpractices ethics of journalistic work. In Britain, the media are more restricted by specific law and codes of conducts. Whereas, in Indonesia, the media are restricted by law but not in specific areas even though also using the journalistic codes of conducts as one of the rules. However, both countries they have the idea of free press and freedom of information. This essay presents those differences in terms of ethics that is being used by the journalist from both countries.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here