
BASIR BELIAN
Author(s) -
Harianto Harianto
Publication year - 2019
Publication title -
joged
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-3171
pISSN - 1858-3989
DOI - 10.24821/joged.v9i2.2545
Subject(s) - art , humanities
Basir Belian merupakan judul karya tari yang terinspirasi dari upacara Berayah, yaitu sebuah ritual pengobatan suku Dayak Jalai yang menganut kepercayaan Kaharingan yang dipimpin oleh seorang Belian. Basir berarti laki-laki yang menjadi seorang Belian. Jadi, Basir Belian dipilih sebagai judul karya agar dapat mewakili rangkaian dari upacara ritual itu sendiri, serta sosok pemimpin atau Belian Bancir yang juga diartikan sebagai seorang Basir, juga seorang Belian dalam ritual pengobatan. Karya Basir Belian menyampaikan beberapa hal yaitu fenomena keperempuanan dalam sebuah upacara ritual yang dilakukan oleh Belian Bancir dan aktivitas yang dilakukan Belian Bancir dalam upacara ritual.Gerak dasar dalam karya tari ini banyak terinspirasi dari gerak-gerak tradisi Kalimantan Tengah dengan kualitas gerak keras sebagai penggambaran sisi maskulin laki-laki Dayak dan kualitas gerak lembut visual dari roh gaib yang memiliki sifat feminin. Motif vibrasi dan stakato yang dipadukan dengan beberapa gerak tradisi Kalimantan Tengah menghasilkan beragam motif gerak baru yang memperkaya garapan ini. Selain itu aktivitas yang terjadi dalam sebuah upacara ritual melengkapi dramatisasi yang dibangun dari awal hingga akhir tarian.Karya tari Basir Belian disajikan dalam garap koreografi kelompok besar, sembilan penari laki-laki dengan format musik live music dipentaskan di proscenium stage Jurusan Tari ISI Yogyakarta. Tata rias dan busana merupakan hasil kreasi penata yang tetap mengacu pada bentuk asli dari tata rias dan busana yang dikenakan Belian Bancir pada saat upacara ritual.