
A-Na(d) tayaSati Hubungan Anapanasati (Nafas Buddha) di dalam Struktur Tari Klasik Thailand
Author(s) -
Potchanan Pantham
Publication year - 2019
Publication title -
joged
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-3171
pISSN - 1858-3989
DOI - 10.24821/joged.v10i1.3319
Subject(s) - humanities , art , gautama buddha , theology , philosophy , buddhism
RingkasanA-Na(d)tayaSati adalah penciptaan karya tari dengan menyatukan prinsip hubungan Anapanasati (napas Buddha) dengan struktur gerak tari klasik Thailand. Tujuan penciptaan agar bisa mengarah pada salah satu bentuk atau metode gerakan tari Thailand yang berfokus pada penggunaan napas sebagai landasan struktur gerakan independen, alami, dengan mengambil kekuatan energi dari dalam ke luar. Hal ini untuk membuat gerakan tersebut bertahan lama sehingga bisa bergerak dalam jangka waktu yang lebih lama, dan merupakan gerak yang tenang melalui meditasi yang alami, tanpa memaksa tubuh. Karya ini bertujuan pula untuk menciptakan gerakan lain dalam tarian Thailand yang konsisten dengan doktrin Buddha, yang sadar akan jangkauannya saat ini dan alami melalui latihan dan kesadaran diri. Dengan menerapkan prinsip-prinsip meditasi dalam bentuk Anapanasati dan teori gerakan tubuh sesuai dengan (teori Pemrograman Motor) dalam anatomi untuk menemukan hubungan dari gerakan tari klasik Thailand yang memberikan arti penting bagi gerakan dengan napas penari. Proses penciptaan hubungan Anapanasati (Napas Buddha) dengan struktur gerak tari klasik Thailand, sebagai pengakuan adanya gerakan baru yang memiliki energi aerobik (Aerobic system) yang beredar sepanjang waktu. Hal ini merupakan sistem tubuh yang menggunakan oksigen untuk membakar sepenuhnya dan terbentuk sebagai energi yang berkelanjutan dan damai dari dalam tubuh yang disebabkan oleh meditasi dengan metode pernapasan sambil melalukan gerakan tari klasik Thailand. Selain itu, tubuh tetap memiliki postur yang jelas, kuat dan unik dengan struktur gerakan tari klasik Thailand namun menjadi lebih ringan, lebih nyaman dan lebih alami. Energi dari napas masuk dan ke luar itu membuat gerakan menjadi terus-menerus, tanpa akhir, tanpa masalah kelelahan dan kontraksi otot saat bergerak ketika menari.AbstractThe dance work creation with the principle of the relationship of Anapanasati (Buddha's breath) in the structure of the classical Thai dance movement. In the aim of being able to lead to one form or method of Thai dance movements that focuses on the use of breath as a foundation for the structure of independent movements, natural, and take energy from the inside to outside. This makes the movement very durable so that it can move for a longer period of time and is a quiet movement through natural meditation, without force. To create another movement in Thai dance that is consistent with Buddhist doctrine, which is aware of its current and natural reach through practice and self-awareness. By applying the principles of meditation in the form of Anapanasati and the theory of appropriate body movements (Motor Programming theory) in anatomy to find the connection of classical dance movements Thailand which gives importance mean to movement with the breath of dancers. The process of creating Anapanasati (Buddha's Breath) with the movement structure of the Thai classical dance as recognition of a new movement that has an aerobic system circulating around the time. This is a body system that uses oxygen to burn completely and is formed as a continuous and peaceful energy from the inside caused by meditation with the breathing method while moving the Thai classical dance movement. Besides that, the body still has a clear and strong posture that is unique with the structure of Thai classical dance movements such as lighter, more comfortable and more natural. The energy of in and out breath makes the movement become continuous, endless, without a problem of fatigue and muscle contraction during movements in the dance.