z-logo
open-access-imgOpen Access
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUARAN PENANGANAN ATRESIA ESOPHAGUS
Author(s) -
Dian Adi Syahputra,
Bustanul Arifin Nawas,
Dikki Drajat Kusmayadi
Publication year - 2017
Publication title -
jks/jks (jurnal kedokteran syiah kuala)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2550-0112
pISSN - 1412-1026
DOI - 10.24815/jks.v17i2.8985
Subject(s) - medicine , atresia , gynecology , esophagus , pediatrics , surgery
Abstrak. Atresia esofagus merupakan bentuk kelainan kongenital yang memiliki tingkat mortalitas tinggi berkaitan dengan berbagai komplikasi yang dapat muncul sebelum dan sesudah tindakan operasi definitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi luaran penanganan atresia esofagus. Penelitian ini adalah penelitian analitik retrospektif dari data yang terdapat pada rekam medis pada tahun Januari 2002 hingga Agustus 2009 dari 2 rumah sakit di Bandung, Jawa Barat. Uji Fisher's Exact Probability Test dan Kruskal Walis digunakan untuk menilai luaran masing – masing kelompok. Pada penelitian ini terdapat 26 penderita (13 laki – laki dan 13 perempuan). Rentang usia saat penderita datang ke rumah sakit yaitu 3 ± 1,41 hari. Berat badan lahir rata - rata adalah 2.475 ± 35,35 gram. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara keadaan sepsis pra operasi (p= 0.032) dan lama penggunaan ventilator (p= 0.022) dengan luaran penderita atresia esofagus. Sementara tidak terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir (p= 0.11), kehadiran pneumonia (p=0.11) , kehadiran kelainan jantung bawaan (p= 0.99) dan jenis ruang rawatan (p= 0.683) terhadap luaran penderita atresia esophagus. (JKS 2017; 2: 72-76)  Kata Kunci: atresia esophagus, faktorresiko, luaran Abstract. Esophageal atresia is a congenital anomaly that have high mortality rate associated with complication appears before and after definitive treatment. Analytic retrospective study to identified risk factors that influence outcome of esophageal atresia. Data were reviewed from medical record of patients with esophageal atresia within January 2002 to August 2009 that hospitalized in 2 hospitals in Bandung, West Java. Fisher's Exact Probability and Kruskal Walis Test were used for the statistical analysis. There are 26 patients (13 boys and 13 girls) with average age when the patients came to hospital is 3 ± 1,41 days old. Mean birth weight among all patients is 2.475 ± 35,35 grams. In this study, sepsis condition before operation and lenght of using ventilator are significant to outcome with (p= 0.032) and (p= 0.022). While birth weight, pneumonia, congenital heart disease, ward during treatment were not significant with (p= 0.11), (p=0.11), (p= 0.99), and (p= 0.683). (JKS 2017; 2: 72-76)  Keywords : esophageal atresia, risk factors, outcome

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here