z-logo
open-access-imgOpen Access
Kesesuaian Lethal Autonomous Weapon Systems dengan Rezim Kontrol Persenjataan Internasional
Author(s) -
Muhammad Irwan Padli Nasution,
Hasan Sidik
Publication year - 2020
Publication title -
padjadjaran journal of international relations
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
ISSN - 2684-8082
DOI - 10.24198/padjir.v1i4.26249
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Pada Oktober 2001, drone dari Amerika Serikat dengan kemampuan otonom pertama kali dioperasikan yang kemudian memulai diskusi penggunaan senjata otonom di medan perang – lethal autonomous weapon systems.  Dalam satu dekade terakhir, kuantitas dan kualitas dari senjata otonom meningkat. Sejalan dengan diskusi perkembangan regulasi yang intens. Teknologi otonom belum diregulasi secara jelas dalam rezim kontrol persenjataan internasional yang menjadikan legalitas dan etika penggunaannya tidak jelas. Untuk berkontribusi dalam diskusi terkait kesesuaian teknologi senjata otonom dengan rezim kontrol persenjataan internasional, tulisan ini akan menganalisa kesesuaian sistem senjata terkait degan menggunakan wadah Convention on Conventional Weapon sebagai badan untuk mengkaji senjata terbarukan. Hal ini dilakukan dengan mengidentifikasi kesesuian senjata otonom dengan hukum humaniter internasional, Klausa Martens, dan implikasi etika penggunaan senjata. Tulisan ini kemudian menyarankan agar kontrol manusia dalam penggunaan senjata harus menjadi aspek utama yang diregulasi dan melihat tidak perlu adanya hukum baru yang harus dibentuk dalam meregulasi lethal autonomous weapon systems.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here