z-logo
open-access-imgOpen Access
Determinan Kepemilikan Sumber Air Minum Rumah Tangga di Jawa Barat (Analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012)
Author(s) -
Pipit Herawati,
Kurnia Wahyudi,
Irvan Afriandi
Publication year - 2018
Publication title -
jsk (jurnal sistem kesehatan) (journal of health system)
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2460-819X
DOI - 10.24198/jsk.v3i3.16988
Subject(s) - physics , humanities , art
Kekurangan air bersih merupakan salah satu faktor munculnya penyakit diare yang menjadi penyebab terbesar kedua terhadap kematian anak di bawah usia lima tahun. Terdapat banyak faktor yang memengaruhi kepemilikan sumber air bersih yang digunakan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 di wilayah Provinsi Jawa Barat (n= 2.264) yang diperoleh secara umum melalui situs resmi DHS. Data yang digunakan merupakan data nominal dan ordinal, Beberapa variabel dikategorisasi ulang, kemudian seluruh variabel dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil yang didapatkan, variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kepemilikan SAM yang aman adalah jenis permukiman, jenis fasilitas sanitasi, pendidikan terakhir KK dan indeks kekayaan keluarga. Disamping itu, masih ditemukan disparitas antara rumah tangga yang tinggal di perkotaan dan pedesaan, di perkotaan masyarakat lebih mudah mengakses sumber air minum (SAM) yang aman sebesar 2 kali dibandingkan dengan masyarakat yang tinggal di pedesaan [AOR=1,97(IK 95% 1,53;2,53)]. Hasil penelitian ini mendapatkan informasi bahwa Indeks kekayaan keluarga dan pendidikan memiliki hubungan yang positif dengan kepemilikan SAM. Semakin tinggi indeks kekayaan keluarga semakin dapat mengakses SAM yang aman.Kata Kunci : Air Minum, Diare, Sanitasi, SDKI.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here