z-logo
open-access-imgOpen Access
Identifikasi Permasalahan Produksi Garam Lokal di Kabupaten Flores Timur
Author(s) -
Yosephina Margaretha Jawa Batafor
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal akuatika indonesia
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2621-7252
pISSN - 2528-052X
DOI - 10.24198/jaki.v5i2.27510
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Flores Timur berpotensi memiliki bahan dasar pembuatan garam dan termasuk dalam sentra produksi garam Indonesia. Secara fisik, 6 lokasi sampel garam lokal di Kabupaten Flores Timur belum memenuhi syarat mutu garam konsumsi beryodium. Tujuan penelitian mendata sentra produksi garam, mengkaji permasalahan produksi dan pemasaran garam lokal, dan mengetahui kadar NaCl. Metode untuk mendata sentra produksi garam yaitu mengambil contoh garam yang dihasilkan oleh petani garam di Flores Daratan dan di pulau Adonara. Garam yang dijadikan contoh adalah garam yang dihasilkan oleh petani tradisional/lokal menggunakan tanah sebagai meja kristalisasinya. Kandungan NaCl dianalisa di laboratorium Kimia Universitas Nusa Cendana dengan cara Kohman. Data dianalisa dengan metode deskriptif. Garam masih dikemas menggunakan wadah kemas tradisional. Kadar NaCl dari 6 lokasi sampel garam belum memenuhi SNI 3556:2010 dan perlu ditingkatkan kualitas garam dengan melakukan pengujian fisik dan kimia.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here