
PROSES COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM BANK SAMPAH DI DESA DAWUAN BARAT KECAMATAN CIKAMPEK KABUPATEN KARAWANG BINAAN PT PERTAMINA (PERSERO) FUEL TERMINAL CIKAMPEK
Author(s) -
Muhammad Zakky Algifari Martin,
Reza Rinaldy,
Taufik Ismail,
Sahadi Humaedi
Publication year - 2020
Publication title -
focus
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
ISSN - 2620-3367
DOI - 10.24198/focus.v3i1.28811
Subject(s) - business administration , business , physics , humanities , philosophy
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses community development yang terdiri tahapan engagement, assessment, perencanaan program, pemformulasian rencana aksi, implementasi, evaluasi dan hasil perubahan, dan tahapan terminasi. Jika proses ini dapat dideskripsikan secara utuh maka bukan tidak mungkin pengembangan masyarakat yang dilakukan di Desa Dawuan Barat pada program rumah bank sampah bisa diadopsi oleh kegiatan CSR PT.Pertamina (Persero) di tempat lain atau CSR Perusahaan lainnya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik penelitian deskripstif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasi non partisipasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 5 Informan yang terdiri dari, Pengelola CSR PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Cikampek, kelompok Sabedar, aparat pemerintah Desa Dawuan Barat dan masyarakat Desa Dawuan Barat yang terlibat langsung dalam program bank sampah. Penentuan informan dilakukan berdasarkan tujuan penelitian untuk menggali lebih dalam mengenai proses community development pada program rumah kelola organik di Desa Dawuan Barat.Hasil dari penelitian ini menunjukan proses community development pada 7 tahapan yang dilakukan pihak Pengelola CSR PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Cikampek terdapat melakukan 6 tahapan yang sudah berjalan sebagaimana mestinya, yaitu tahapan engagement, assessment, perencanaan program, Implementasi, evaluasi dan hasil perubahan dan Terminasi. Adapun tahapan terminasi belum dilakukan secara menyeluruh. Temuan lain dalam penelitian ini menunjukkan kendala pada pengembangan inovasi yang dilakukan dalam pengelolaan sampah. Dengan demikian, Peneliti memberikan saran agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh pada aspek pengembangan inovasi pengelolaan sampah. Baik dalam bentuk kegiatan pelatihan Workhshop “Inovasi Pengelolaan Sampah” untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait dalam inovasi program pada anggota kelompok Sabedar