z-logo
open-access-imgOpen Access
PENGARUH JARAK ANTAR PIPA PADA KOLEKTOR TERHADAP PANAS YANG DIHASILKAN SOLAR WATER HEATER (SWH)
Author(s) -
Helmi Susanto,
Dwi Irawan
Publication year - 2017
Publication title -
turbo
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2477-250X
pISSN - 2301-6663
DOI - 10.24127/trb.v6i1.470
Subject(s) - physics
Energi surya yang sampai kepermukaan bumi dapat dikonversi menjadi energi panasdengan menggunakan kolektor surya. Didalam kolektor terdapat beberapa komponendiantaranya pipa pemanas sebagai media untuk mengalirkan air kedalam tangki penyimpanan.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja kolektor surya diantaranya yaitu jarakataupun diameter belokan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perpindahan panas yangterjadi pada kolektor pemanas air tenaga surya dengan variasi jarak antar pipa tembaga sertamengetahui efisiensi perubahan panas yang terjadi dan mengetahui berapakah ukuran pipapemanas yang tepat pada pemanas air tenaga surya. Metode penelitiannya dilakukan denganbeberapa tahap yaitu studi pustaka, pembuatan alat, pengujian dan analisis hasil penelitian.Variasi jarak pipa tembaga yaitu 5 cm, 7 cm dan 9 cm. Dari hasil penelitian diperoleh bahwaperpindahan panas konveksi yang paling besar dengan jarak pipa tembaga 5 cm yaitu 549,73watt pada intensitas matahari tertinggi 723,33 W/m2 dengan efisiensi perubahan suhu sebesar33,33%. Sedangkan dengan jarak pipa 7 cm perpindahan panas konveksi yang terjadi sebesar256,33 watt pada intensitas tertinggi mencapai 758,67 W/m2 dengan efisiensi perubahan suhusebesar 21,98%. Dan jarak pipa 9 cm perpindahan panas konveksi yang terjadi sebesar 101,74watt pada intensitas matahari tertinggi 813,33 W/m2 dengan efisiensi perubahan suhu sebesar13,33%.Kata Kunci: Jarak Pipa, Kolektor Surya, Solar Water Heater.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here