
Kajian Ekosistem Hutan Mangrove di Muara Sungai Batang Manggung Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat
Author(s) -
Novelisa Suryani
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal geografi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-7057
pISSN - 2085-8167
DOI - 10.24114/jg.v10i2.10411
Subject(s) - forestry , mangrove , environmental science , geography , physics , ecology , biology
Penelitian ini memiliki tujuan untuk : (i) mengkaji karakteristik vegetasi dan kerusakan ekosistem hutan mangrove, dan (ii) mengkaji kondisi fisik-kimia ekosistem hutan mangrove. Metode perolehan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data karakteristik vegetasi diperoleh melalui metode transek dan petak contoh. Data ini dijadikan acuan dalam menentukan tingkat kerusakan ekosistem mangrove. Kondisi fisik-kimia diperoleh melalui pengukuran lapangan dan analisis laboratorium.Hasil penelitian menunjukkan INP paling tinggi untuk tingkat pohon terdapat pada Xylocarpus rumphii (133,8%), yang dijumpai di Stasiun I. Spesies yang umumnya mendominasi pada tingkat pancang yaitu Sonneratia caseolaris, dengan INP 46,19% pada Stasiun III, sedangkan mayoritas spesies pada tingkat semai dan tumbuhan bawah yaitu Rhizophora mucronata, dengan INP 66,32% pada Stasiun II. Ekosistem mangrove untuk tingkat pohon termasuk dalam kategori rusak, dengan penutupan 1500 pohon/ha. Kondisi pH perairan dan suhu udara kurang mendukung untuk perkembangan dan pertumbuhan vegetasi mangrove, sedangkan parameter lain memiliki kondisi yang sudah sesuai.Kata kunci: ekosistem mangrove, fisik-kimia, INP, karakteristik vegetasiThis study aims to : (i) examined vegetation characteristic and the damage degree of mangrove ecosystems, (ii) examined the physical-chemical condition of mangrove ecosystems, and (iii) analyse the used of mangrove for environment and communities. This research is conducted in the surroundings mouth of Batang Manggung River, Pariaman Utara Subdistrict, Pariaman City. The sampling technique is purposive sampling. Vegetation characteristic data obtained trough line transect and plot sampling. This data is used to be reference in determine the damage degree of mangrove ecosystems. Physical-chemical data obtained trough field measured and laboratorium analysis. The results show that the value of INP at highest rate for tree level was Xylocarpus rumphii (133,8%) at Stasiun I. The most dominated species for sapling is Sonneratia caseolaris, which 46,19% of INP at Stasiun III. The seedling and herbs dominate with Rhizhophora mucronata, which 66,32% of INP at Stasiun II. The tree level include in damage category, which 1500 tree/ha. The water pH and air temperature had less support in extent and growth of mangrove, while the other parameter had suitable. Keywords: mangrove ecosystems, physical-chemical, vegetation charactersitic, IVI