
Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Bermain Bola Pada Anak Usia 5 – 6 Tahun di PAUD Cempaka Nabila
Author(s) -
Nurul Huda,
Aman Simaremare
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal bunga rampai usia emas
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
ISSN - 2502-7166
DOI - 10.24114/jbrue.v6i2.23460
Subject(s) - gynecology , psychology , medicine
Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Cempaka Nabila Medan masih rendah disebabkan kurangnya kemampuan anak dalam melakukan kegiatan bermain bola seperti melempar, menangkap dan menendang bola.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru PAUD. Subjek yang diteliti adalah anak PAUD Cempaka Nabila Medan yang berjumlah 14 anak terdiri dari 8 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan motorik kasarpada anak – anak di Kelompok PAUD Cempaka Nabila Medan. Peningkatan dapat dilihat dari observasi yang telah dilakukan, Peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada siklus I pertemuan I dengan nilai rata-rata (54,28%). Pada posisi yang memiliki kemampuan motorik kasar berkembang yaitu 0 orang anak (0%), 5 orang anak (35,71%) yang memiliki kemampuan motorik kasar cukup berkembang dan 9 orang anak (64,29%) yang memiliki kemampuan motorik kasar kurang berkembang. Siklus I pertemuan II dengan nilai rata-rata (66,33). Pada posisi yang memiliki kemampuan motorik kasar berkembang yaitu 2 orang anak (14,29%), 4 orang anak (28,57%) yang memiliki kemampuan motorik kasar cukup berkembang dan 8 orang anak (57,14%) yang memiliki kemampuan motorik kasar kurang berkembang. Pada siklus II menunjukkan ada perubahan dibandingkan pada siklus I. Pada siklus II pertemuan I dengan nilai rata-rata (75,71%). Pada posisi yang memiliki kemampuan motorik kasar berkembang yaitu 5 orang anak (35,71%), 7 orang anak (50%) yang memiliki kemampuan motorik kasar cukup berkembang dan 2 orang anak (14,29%) yang memiliki kemampuan motorik kasar kurang berkembang. Peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada siklus II pertemuan II dengan nilai rata-rata (82,38%) pada posisi yaitu 10 orang anak (71,43%) yang memiliki kemampuan motorik kasar berkembang, 4 orang anak (28,57%) yang memiliki kemampuan motorik kasar cukup berkembang dan tidak ada anak yang memperoleh kemampuan motorik kasar kurang berkembang.Dari hasil yang diperoleh dalam penelitian membuktikan bahwa melalui kegiatan bermain bola yaitu melempar, menangkap dan menendang bola dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak