
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BIOKIMIA BAKTERI ASAL SUNGAI BATANG GADIS SUMATERA UTARA
Author(s) -
Muhammad Yusuf Nasution,
Ahmad Shafwan S. Pulungan,
Fitri Chairani,
Wulandari Wulandari
Publication year - 2020
Publication title -
jbio (jurnal biosains)/jbio (jurnal biosains)
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2460-6804
pISSN - 2443-1230
DOI - 10.24114/jbio.v6i3.21826
Subject(s) - physics , environmental chemistry , chemistry , food science , biology
Permasalahan utama dalam pertambangan emas tanpa izin adalah penggunaan bahan dan zat berbahaya dalam pengolahannya. Limbah yang dihasilkan umumnya masih mengandung merkuri. Salah satu alternatif penanggulangan lingkungan tercemar merkuri adalah dengan Teknik bioremediasi, yang merupakan salah satu pemanfaatan mikroorganisme untuk memperbaiki lingkungan yang tercemar. Beberapa jenis bakteri diketahui mempunyai kemampuan mereduksi atau menyerap logam berat. Bakteri yang tahan terhadap cekaman merkuri disebut bakteri resisten merkuri (BRM). Potensi yang dimiliki oleh bakteri dalam mereduksi logam berat (merkuri) merupakan suatu teknik yang ramah lingkungan dalam memperbaiki lingkungan tersebut. Sebagai upaya awal dalam mengetahui jenis bakteri yang mampu mereduksi merkuri, maka perlu dilakukan penelitian pendahuluan untuk mengetahui jenis bakteri yang terdapat di lahan tambang emas di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan di laboratorium mikrobiologi Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Waktu penelitian dari bulan Juni – Oktober 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bakteri yang diperoleh dari tanah dan air dari lokasi tambang emas Mandailing Natal, Sumatera Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total, yaitu semua bakteri yang diperoleh dari lokasi tambang emas Mandailing Natal, Sumatera Utara. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel, isolasi bakteri yang meliputi penanaman sampel pada media perkaya, penanaman sampel pada berbagai media tanam, pemurnian koloni bakteri, pengamatan morfologi koloni bakteri, identifikasi bakter dan uji sensitivitas bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 3 spesies bakteri yaitu 3 spesies Escherich ia coli, 1 spesies Klebsiella pneumonia, dan 2 spesies Aeromonas sobria dari hasil uji Viteks.