z-logo
open-access-imgOpen Access
PENERAPAN METODE IMLÂ’ UNTUKMENINGKATKANKETERAMPILAN MENULIS BAHASA ARAB PESERTA DIDIK KELAS X SMA IT PONDOK PESANTREN AL-MUJTAMA’AL-ISLAMIKARANG ANYAR LAMPUNG SELATAN
Author(s) -
Guntur Cahaya Kesuma
Publication year - 2016
Publication title -
jurnal al bayan/jurnal al-bayan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-1229
pISSN - 2086-9282
DOI - 10.24042/albayan.v8i2.363
Subject(s) - physics , humanities , mathematics , art
Metode Pembalajan Imla’ yang diterapkan guru di SMA IT Ponpes Al-Mujtama’ Al-Islami belum dilaksanakan secara maksimal, yakni belum melaksanakan sesuai langkah-langkah Imla’ yang benar, sehingga keterampilan menulis peserta didik dari 28 orang yang tuntas 12 orang (42,85%) dan yang belum tuntas 16 orang (57,15%). Artinya keterampilan menulis peserta didik rendah. Adapun rumusan masalahnya: “ Apakah Penerapan Metode Imla’ dapat meningkatkan keterampilan menulis peserta didik kelas X SMA IT Ponpes Al-Mujtama’ Al-Islami Karang Anyar Lampung Selatan Tahun Ajaran 2015/2016?  Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis Penelitian  Tindakan Kelas (PTK) dengan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Penerapan Metode Imla’ untuk meningkatkan ketermpilan menulis Bahasa Arab bagi peserta didik kelas X SMA IT Ponpes Al-Mujtama’ Al-Islami. Teknik untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu metode interview, metode observasi, metode dokumentasi dan tes.Berdasarkanpaparan di atas, makatemuanpenelitian yang diperolehbahwahasil pra siklus, siklus I, dan siklus II dapat dikemukakan sebagai berikut: pada pra siklus sebelum guru menerapkan metode Imla’ dari 28 peserta didik yang tuntas sebanyak 12 orang (42,85%) dan yang tidak tuntas 16 orang (57,15%) artinya keterampilan menulis peserta didik rendah. Selanjutnya, pada siklus I setelah guru menerapkan metode Imla’ sesuai langkah yang benar, maka kemahiran menulis peserta didik dari 28 peserta didik yang tuntas  terdapat 20 orang (71,42%) dan yang tidak tuntas terdapat 8 orang (28,57%), berarti terjadi peningkatan pada siklus I yaitu sebanyak 8 orang  (28,57%), sedangkan pada siklus II dari 28 peserta didik yang tuntas sebanyak 26 orang (92,85%) dan yang tidak tuntas sebanyak 2 orang (7,14%), berarti pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 6 orang (21,42%). Artinya setelah menerapkan  metode Imla’ terjadi peningkatan sebesar 49,99%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here