
Problematika Dakwah di Kanagarianan Harau Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota
Author(s) -
Al Ikhlas,
Murniyetti Murniyetti,
Ahmad Rivauzi,
Wirdati Wirdati
Publication year - 2020
Publication title -
al-kawakib
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2746-4997
DOI - 10.24036/kwkib.v1i1.8
Subject(s) - humanities , physics , art
Islam merupakan agama dakwah yaitu agama yang mengandung nilai-nilai luhur sebagai pedoman dalam kehidupan untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Tidak hanya terbatas pada kelompok tertentu, golongan tertentu, suku tertentu ataupun bangsa tertentu. Akan tetapi untuk kaffatan linnasi (seluruh umat manusia) kapanpun dan dimanapun. Dakwah Islam berisikan ajakan kepada yang ma’ruf (kebaikan) dan menjauhi segala hal yang munkar (keburukan). Sebab dengan melaksakan kebaikan dalam kehidupan dan menjauhi segala keburukan maka terciptalah kehidupan yang harmoni dan penuh dengan kebahagiaan. Dalam setiap aktivitas dakwah, ada enam hal yang harus diperhatikan dengan baik, agar dakwah yang dilakukan tersebut berhasil dan mendatangkan kebaikan. Enam hal tersebut adalah: dai`, mad`u, pesan dakwah, media dakwah, feedback dakwah dan metode dakwah. Sedangkan tujuan dari sebuah dakwah adalah untuk memperbaiki kehidupan manusia agar bahagia dunia dan akhirat. Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota yang merupakan wilayah tempat kami melakukan kegiatan pengabdian. Di sana ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan aktifitas dakwah. Diantaranya, Pertama, kurangnya jumlah personel da`i sehingga tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk kegiatan da`wiyah. Kedua, kurangnya kompetensi sebagian para da`i sehingga hal-hal atau tradisi lama yang tidak sesuai dengan syara menjadi kebiasaan masyarakat. Ketiga, kurangnya keterampilan da`I dalam beberapa aktivitas keagamaan terutama pada pelaksanaan ibadah shalat Jum`at dan penyelenggaraan jenazah.