
Tradisi Pacu Itiak dalam Melestarikan Nilai-Nilai Budaya di Payakumbuh
Author(s) -
Frea Purnama,
Nurman Nurman
Publication year - 2018
Publication title -
journal of civic education
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2622-237X
DOI - 10.24036/jce.v1i2.183
Subject(s) - humanities , pacu , sociology , art , medicine , anesthesia
Tradisi pacu itiak salah satu tradisi yang di gemari oleh masyarakat di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Tradisi ini menimbulkan semacam pembelajaran nilai nilai budaya contohnya nilai kejujuran, patriotisme, persaingan, harmonis, kerjasama dan hiburan, nilai nilai ini berguna untuk dilestarikan. Kenyataannya pengunjung dan masyarakat tidak hanya menikmati lomba Pacu itiak sebagai ajang hiburan tetapi menjadikan lomba Pacu itiak sebagai arena judi dan taruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai nilai tradisi Pacu itiak di kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh kemudian mendeskripsikan kendala-kendala dalam melaksanakan nilai-nilai budaya dalam tradisi Pacu itiak serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian adalah niniak mamak, masyarakat, ketua Porti, Ketua galanggang dan ketua pemuda di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Bentuk dari nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak ini yaitu nilai harmonis, nilai kekeluargaan, nilai musyawarah dan nilai kompetisi/persaingan. Kendala-kendala dalam tradisi pacu itiak yakni terjadinya konflik antar peserta dan peserta dengan panitia dalam tradisi pacu itiak dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memaknai nilai-nilai yang terkandung. Upaya yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak dengan cara ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian tradisi, menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa tradisi pacu itiak ini merupakan fenomena unik yang patut untuk dijaga kelestariannya dan dipertahankan keasliannya. Penelitian ini menyimpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pacu itiak sudah terlaksana tetapi belum optimal.