z-logo
open-access-imgOpen Access
Kondisi Politik Di Kesultanan Bima (1915-1950)
Author(s) -
Sumiyati Sumiyati
Publication year - 2020
Publication title -
diakronika
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2620-9446
pISSN - 1411-1764
DOI - 10.24036/diakronika/vol20-iss1/128
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Abstrak Kesultanan Bima adalah salah satu kerajaan di wilayah Timur yang mengakui kemerdekaan Indonesia dan menerima sebagai bagian dari wilayah Indonesia. Perpolitikan di kesultanan Bima tahun sampai tahun 1915 berada dalam pengawasan pemerintahan Hindia Belanda, hal ini menjadikan Bima berada dalam wilayah kekuasaan Hindia Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah dan kajian pustaka dengan mengutamakan sumber arsip dan karya-karya yetdahulu yang relavan dengan tema penulisan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Kesultanan Bima menjadi salah satu pionir dalam memperjuangan kemerdekaan diwilayah Indonesia Timur khususnya mewakili pulau Sumbawa yang memiliki tiga kerajaan yang masih berkuasa.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here