z-logo
open-access-imgOpen Access
Identifikasi Kendala Relawan Demokrasi Basis Perempuan sebagai Fasilitator Pendidikan Pemilih di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai
Author(s) -
Hariyanti Hariyanti,
Hambali Hambali
Publication year - 2021
Publication title -
journal of moral and civic education
Language(s) - Turkish
Resource type - Journals
ISSN - 2549-8851
DOI - 10.24036/8851412512020490
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi Relawan Demokrasi, mitra Komisi Pemilihan Umum dalam meningkatkan pengetahuan pemilih dalam pemilu, pada pemilu serentak 2019 di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai, terutama basis pemilih perempuan. Relawan Demokrasi mempunyai konsep “dari pemilih kepada pemilih”, sebab sebagai fasilitator, mereka berasal dari komunitas yang akan diedukasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan informan penelitian melalui teknik non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian berjumlah sembilan orang yang terdiri dari komisioner, staf KPU yang mengurusi program Relawan Demokrasi, dan Relawan Demokrasi basis perempuan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugasnya sebagai fasilitator pendidikan pemilih, Relawan Demokrasi mengalami beberapa kendala di antaranya (1) keterbatasan waktu masa kerja Relawan Demokrasi; waktu yang diberikan selama kurang lebih dua bulan menyebabkan tidak semua daerah bisa dikunjungi dalam memberikan informasi kepemiluan dan demokrasi; (2) keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan pendidikan pemilih dalam komunitas; (3) keterbatasan pengetahuan Relawan Demokrasi mengenai teknis kepemiluan serta minimnya kepercayaan diri dalam menyampaikan materi kepada komunitas sehingga narasumber dari internal relawan hanya orang tertentu yang diandalkan sementara yang lainnya hanya bertugas memfasilitasi kegiatan seperti pembagian camilan, pemasangan spanduk/banner dan mempersiapkan presensi; (4) apatisme komunitas sasaran terhadap informasi kepemiluan sehingga cukup menyulitkan dalam memberikan pemahaman bahkan motivasi untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu. Relawan Demokrasi sebagai partner KPU mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan bertanggung jawab guna mewujudkan pemilu yang berkualitas.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here