z-logo
open-access-imgOpen Access
KEPEMIMPINAN ADAPTIF DALAM AGILITAS ORGANISASI DI ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU
Author(s) -
Januari Ayu Fridayani
Publication year - 2021
Publication title -
modus
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-3787
pISSN - 0852-1875
DOI - 10.24002/modus.v33i2.4654
Subject(s) - agile software development , management , adaptation (eye) , knowledge management , business administration , sociology , business , political science , process management , computer science , psychology , neuroscience , economics
Being agile is one of the main keys for organization to be able to survive and grow in the VUCA era. Today, many organizations have begun to form agile teams to produce initiative, innovation or improvement. However, having a large number of agile teams in a company does not mean that the company has become an agile organization. To be agile, a company must transform by developing agile organizational systems and creating adaptive leaders. This study provides a conceptual framework and an analysis that discusses how the adaptive leadership model becomes a relevant leadership model for organizations, especially in the midst of uncertain situations in the new habitual adaptation era. Using literature review method, this study formulates 4 aspects that form an adaptive leadership model, namely aspects of anticipation, articulation, adaptation and accountability. Furthermore, these four aspects are translated into the main characteristics of organizational agility through the 5 key areas of the organization — strategy, structure, processes, people and technology.Keywords: adaptive leadership; organizational agility; new habitual adaptation ABSTRAKMenjadi gesit merupakan salah satu kunci utama organisasi untuk dapat bertahan dan berkembang di era VUCA. Saat ini, banyak organisasi mulai membentuk tim yang gesit untuk menghasilkan inisiatif, inovasi, atau perbaikan. Namun, memiliki tim yang gesit dalam jumlah besar dalam sebuah perusahaan tidak berarti bahwa perusahaan tersebut telah menjadi organisasi yang gesit. Untuk menjadi gesit, perusahaan harus bertransformasi dengan mengembangkan sistem organisasi yang gesit dan menciptakan pemimpin yang adaptif. Penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan analisis yang membahas bagaimana model kepemimpinan adaptif menjadi model kepemimpinan yang relevan bagi organisasi, terutama di tengah situasi yang tidak menentu di era adaptasi kebiasaan baru. Dengan menggunakan metode literature review, penelitian ini merumuskan 4 aspek yang membentuk model kepemimpinan adaptif, yaitu aspek antisipasi, artikulasi, adaptasi dan akuntabilitas. Selanjutnya, keempat aspek ini diterjemahkan ke dalam karakteristik utama kelincahan organisasi melalui 5 bidang utama organisasi – strategi, struktur, proses, orang, dan teknologi.Kata kunci: kepemimpinan adaptif; agilitas organisasi; adaptasi kebiasaan baru

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here