
KONDISI LIVABILITAS KORIDOR JALAN; Studi Kasus: Koridor Jalan Selokan Mataram pada Penggal Jalan Affandi sampai Jalan Seturan Raya, Yogyakarta
Author(s) -
Yustina Ba Wismarani
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal arsitektur komposisi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-551X
pISSN - 1411-6618
DOI - 10.24002/jars.v11i5.1294
Subject(s) - transport engineering , geography , engineering
Jalan Selokan Mataram on segment Jalan Affandi up to Jalan Seturan Raya is a linear street corridor of 2.3 km which has a median street in the form of Selokan Mataram (Mataram ditch ) of which initial function is as a street inspection. Urban development and strategic location made the street’s function increased into public street and there is also develop function of commercial buildings that bordered the street corridor. The local government revitalized the corridor in 2009 and 2012 by acquitting the land for street widening and infrastructure improvement. The revitalization of the street corridor made number of problems such as congestion, low street user safety, the low activity of non-vehicle, preservation of green and blue lines are unresolved. The research was conducted using qualitative rationalistic through three livability elements, they are: (a) the functions and social activities; (b) the accessibility and safety; (c) environmental quality. The results showed that Jalan Selokan Mataram on segment Jalan Affandi up to Jalan Seturan Raya line is divided into into three (3) categories: C livability category (low value on all livability elements) on first segment; B livability category (low value in the element of accessibility and safety and environmental quality; high value on function and social activities elements) on 3 rd street segment; and A livability category (high value on elements of function and social activities, average value on the elements of environmental quality, and low value on accessibility and safety elements) on 2nd, 4th, 5th street segments.Keywords: street corridor livability, street corridor qualityAbstrak: Jalan Selokan Mataram pada penggal Jalan Affandi sampai Jalan Seturan Raya merupakan koridor jalan linear sepanjang 2.3 km yang memiliki median jalan berupa Selokan Mataram dengan fungsi awal sebagai jalan inspeksi. Perkembangan kota dan lokasi jalan yang strategis mengubah fungsi jalan menjadi jalan umum dan muncul fungsi bangunan komersial sepanjang koridor jalan. Pemerintah Daerah merevitalisasi koridor jalan pada tahun 2009 & 2012 dengan melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan perbaikan infrastruktur. Revitalisasi koridor jalan sebagian menimbulkan sejumlah masalah: kemacetan, rendahnya keselamatan pengguna jalan dan aktivitas non-kendaraan, pelestarian jalur hijau dan biru belum terselesaikan. Penelitian dilakukan dengan metode rasionalistik kualitatif melalui tiga elemen livabilitas jalan yaitu (a) fungsi & aktivitas sosial; (b) aksesibilitas & keselamatan; (c) kualitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan: Jalan Selokan Mataram pada penggal Jalan Affandi sampai Seturan Raya terbagi dalam lima penggal dengan livabilitas bervariasi dan diklasifikasikan dalam 3 (tiga) kategori, yaitu: (1) livabilitas C (nilai rendah pada ketiga elemen livabilitas): pada penggal jalan 1 (satu); (2) livabilitas B (nilai rendah pada elemen aksesibilitas & keselamatan serta kualitas lingkungan dan nilai tinggi pada elemen fungsi & aktivitas sosial): pada penggal jalan 3 (tiga); (3) livabilitas A (nilai tinggi pada elemen fungsi & aktivitas sosial, nilai sedang pada elemen kualitas lingkungan, dan rendah pada elemen aksesibilitas & keselamatan): pada penggal jalan 2 (dua), 4 (empat), dan 5 (lima).Kata kunci: livabilitas koridor jalan, kualitas koridor jalan.