
Identifikasi dan Keragaman Genetik Bakteri Asam Laktat dari Tapai Singkong berdasarkan Sekuen Gen 16S rRNA
Author(s) -
Tati Barus Saint Chalista Bibiana Wid
Publication year - 2019
Publication title -
biota
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2527-323X
pISSN - 2527-3221
DOI - 10.24002/biota.v2i2.1656
Subject(s) - food science , 16s ribosomal rna , biology , chemistry , bacteria , genetics
Bakteri asam laktat (BAL) adalah kelompok bakteri gram-positif yang tidak membentuk spora dan dapat memfermentasikan karbohidrat untuk menghasilkan asam laktat. BAL berperan penting pada fermentasi bahan pangan dan penting bagi kesehatan. Tapai merupakan salah satu jenis pangan fermentasi tradisional Indonesia yang mengandung BAL. Namun, informasi tentang BAL dari Tapai masih terbatas. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengkaji keragaman genetik BAL pada Tapai berdasarkan sekuen gen 16S ribosomal ribonucleic acid (rRNA). Media DeMan Rogosa and Sharp Agar (MRSA) digunakan untuk menumbuhkan BAL. Pasangan primer 63f dan 1387r digunakan untuk mengamplifikasi sekuen gen 16S rRNA. Sebayak 31 isolat BAL telah berhasil diisolasi. Berdasarkan sekuen gen 16S rRNA, 31 isolat BAL tersebut terdiri atas Lactobacillus fermentum (21 isolat), Weissella cibaria (3 isolat), W. confusa (6 isolat), dan W. paramesenteroides (1 isolat) dengan similaritas 95%-100%. Pohon filogenetik yang dikonstruksi berdasarkan sekuen gen 16S rRNA dapat menunjukkan hubungan keragaman BAL hingga tingkat spesies, namun tidak dapat membedakan hingga tingkat strain.