z-logo
open-access-imgOpen Access
KUALITAS AIR WADUK JATILUHUR DI PURWAKARTA TERHADAP PENGARUH KERAMBA JARING APUNG
Author(s) -
Purnomosutji Dyah Prinajati
Publication year - 2019
Publication title -
journal of community based environmental engineering and management
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2597-9736
DOI - 10.23969/jcbeem.v3i2.1838
Subject(s) - physics , environmental science , environmental engineering , hydrology (agriculture) , geotechnical engineering , engineering
Waduk Jatiluhur adalah bendungan multiguna pertama di Indonesia yang disediakan 12,9 miliar m3 / tahun potensi air. Dalam operasi sekitar 15 tahun terakhir dengan aktivitas industri, meningkatkan populasi, mengurangi kondisi DAS dan lebih meningkatkan keramba jaring apung di area reservoir Jatiluhur yang ditunjukkan dengan adanya penurunan kualitas bendungan air. Tujuan penelitian ini supaya dapat mengetahui kualitas air dan tingkat pencemaran air di waduk Jatiluhur yang disebabkan keramba jaring apung. Penelitian ini dilakukan dalam lima titik pengambilan sampel: Poin 1: Kerenceng; Butir 2: Jamaras; Butir 3: Bojong; Butir 4: Sodong; Butir 5: Parung Kalong. Parameter kualitas air yang dulunya adalah indikator adalah Oksigen Terlarut atau Oksigen Terlarut. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keramba jaring apung berpengaruh terhadap penurunan pencemaran air di waduk Jatiluhur, terdapat peningkatan pencemaran air di waduk Jatiluhur yaitu 512, 89 mg / detik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here