
PENINGKATAN PRODUKSI BENIH MELALUI APLIKASI HORMON OODEV PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN MANDIRI SENTOSA JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN
Author(s) -
tarsim tarsim tarsim
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal pengabdian kepada masyarakat sakai sambayan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2550-1089
DOI - 10.23960/jss.v5i2.197
Subject(s) - biology , gonad , zoology , endocrinology
Abstrak
Pada budidaya ikan konsumsi, ikan lele masih cukup diminati. Permintaan ikan lele terus meningkat. Harga yang relatif murah menjadikan efisiensi produksi faktor yg paling urgen. Pematangan gonad (maturasi/rematurasi) ikan lele memerlukan waktu yang cukup lama. Waktu maturasi/rematurasi ikan lele sekitar 3-4 bulan. Hal ini akan memperlambat proses produksi benih ikan lele. Pematangan gonad ikan dapat dipercepat dengan menggunakan hormon oocyte developer (OODEV). Hormon OODEV adalah kombinasi hormon PMSG dan senyawa antidopamin. PMSG (pregnant mare serum gonadothropin) adalah serum dari kuda hamil yang mengandung hormon gonadotropin jenis follicle stimulating hormone (FSH) dan sedikit luteinizing hormone (LH). PMSG yang mengandung FSH akan merangsang sintesis protein kuning telur (vitelogenin) sehingga gonad mengalami perkembangan. Cara penggunaan hormone OODEV ini dengan cara aplikasi penyuntikan dengan dosis 0,5 ml/kg induk ikan. Hasil kegiatan mampu meningkatkan kecepatan perkembangan gonad sehingga induk cepat memijah. Kendalanya adalah ketidak siapan sarana dan prasarana pemijahan terutama wadah pemeliharaan dan cacing sebagai pakan awal benih lele.
Kata kunci : ikan lele, perkembangan gonad, hormon oodev