z-logo
open-access-imgOpen Access
PENGARUH Trichoderma spp. TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA (Colletotrichum capsici) PADA TANAMAN CABAI VARIETAS FEROSA DAN LARIS
Author(s) -
Anise Wulandari,
Joko Prasetyo,
Efri Efri,
Suskandini Ratih D
Publication year - 2014
Publication title -
jurnal agrotek tropika/jurnal agrotek tropika.
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2620-3138
pISSN - 2337-4993
DOI - 10.23960/jat.v2i3.2072
Subject(s) - horticulture , trichoderma viride , physics , biology
Cabai adalah salah satu komoditas yang bernilai tinggi. Penyebab rendahnya produksi cabai diantaranya adalahpenyakitantraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum capsici. Trichoderma spp.memiliki potensi untuk mengendalikan penyakit antraknosa. Peneltian bertujuan untuk mengetahui efektifitas Trichoderma spp. dalam mengendalikan penyakit antraknosa pada varietas cabai Ferosa dan Laris. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor percobaan 3 ulangan dan 4 perlakuan. Faktor pertama adalah varietas cabai Ferosa (V1), Laris (V2). Faktor kedua adalah Tricoderma spp. terdiri 4 taraf tanpa Trichoderma T0), Trichoderma harzianum (T1), Trichoderma viride (T2), Trichoderma koningii (T3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi T. harzianum, T. viride dan T. koningii pada varietas Ferosa menurunkan keparahan penyakit tanaman. Pada varietas Laris aplikasi T. viride dapat menurunkan keparahan penyakit tanaman, sedangkan aplikasi T.harzianum dan T. koningii dapat menurunkan keparahan penyakit hanya pada pengamatan 87 hst. Aplikasi T. viride, dan T. koningii pada varietas Ferosa dapat meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah buah.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here