
OROPHARINGEAL EXERCISE UNTUK MEMPERBAIKI JALAN NAFAS AKIBAT OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA SYNDROM PADA KONDISI STROKE
Author(s) -
Aniesa Nur Laily Pertiwi,
Nada Rajbiana,
Rida Hayati
Publication year - 2019
Publication title -
fisio mu
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2722-9629
pISSN - 2722-9610
DOI - 10.23917/fisiomu.v1i1.9395
Subject(s) - medicine , obstructive sleep apnea , stroke (engine) , physical therapy , physics , thermodynamics
ABSTRAKObstructive Sleep Apnea Syndrome (OSAS) merupakan faktor resiko terjadinya stroke berulang hingga kematian. OSAS adalah sindrom obstruksi total atau parsial jalan napas yang menyebabkan gangguan nafas saat tidur. Peningkatan derajat OSAS berhubungan dengan peningkatan kematian. Oleh karena itu OSAS harus diberikan pengananan yang tepat. Penelitian menunjukkan Oropharingeal Exercise dipercaya dapat memperbaiki jalan nafas akibat OSAS pada kondisi stroke. Orofarigeal Exercise merupakan metode alternatif pada pasien stroke yang menderita OSAS dengan melakukan latihan isotonic dan isometric saluran nafas bagian atas untuk meningkatkan mobilitas dan tonisitas otot-otot pernafasan bagian atas sehingga membuka jalan nafas dan meningkatkan fungsi serta kinerja saluran pernapasan. Oleh karena itu Oropharingeal Exercise dapat digunakan sebagai terapi alternatif untuk memperbaiki jalan nafas akibat OSAS pada kondisi stroke.