
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP MUTIARA SINGARAJA
Author(s) -
Iga Artha Prihaniwati,
I Made Sutama,
Ida Ayu Made Darmayanti
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal pendidikan bahasa dan sastra indonesia undiksha
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
ISSN - 2614-2007
DOI - 10.23887/jjpbs.v8i2.20601
Subject(s) - humanities , mathematics , psychology , art
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah penerapan model pembelajaran koopertif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa kelas VIII SMP Mutiara Singaraja, (2) hasil belajar menulis paragraf eksposisi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada kelas VIII SMP Mutiara Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Mutiara Singaraja dan objek yang dikaji adalah penerapan model pembelajaran STAD untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis paragraf eksposisi, dan kemampuan siswa dalam menulis paragraf eksposisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan dua hal berikut, (1) Langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam menulis paragraf eksposisi adalah siswa dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen, setiap kelompok menentukan satu tema bebas untuk dikembangkan, perwakilan kelompok mempresentasikan pekerjaannya, siswa kembali ke bangku masing-masinguntukmenerima tes. (2) Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti dapat meningkat. Skor ratarata siswa pratindakan adalah 69,77. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 77,41, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 83,90. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar model pembelajaran ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa.