z-logo
open-access-imgOpen Access
MENJUAL TUAK (ALKOHOL BALI) SEBUAH PILIHAN (TINJAUAN DARI PERSPEKTIF SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA DATAH)
Author(s) -
Kadek Rai Suwena
Publication year - 2017
Publication title -
international journal of social science and business/international journal of social science and business
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2614-6533
pISSN - 2549-6409
DOI - 10.23887/ijssb.v1i1.10163
Subject(s) - humanities , physics , forestry , geography , art
Penelitian untuk mengetahui penyebab masih bertahannya pedagang tuak di Desa Datah, karena kondisi desa yang tandus menyebabkan pekerjaan bercocok tanan lebih cocok dilakukan saat musim hujan saja, karena kondisi desa yang tandus sehingga tanah lebih cocok ditanami pohon aren. Selain hasil berupa minuman keras (tuak), pohonya juga dapat memberikan manfaat ekonomis bagi pemilik pohon aren tersebut, dikarenakan hasil dari daun pohon aren tersebut dapat dijual yang untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai sarana upacara keagamaan. Hasil dari buah dan daun pohon aren tersebut juga memerlukan waktu untuk memanennya, namun menyadap tuak dapat dilakukan setiap hari sehingga langsung dapat dijual ke konsumen. Jadi menjual tuak dapat dikatakan pekerjaan utama karena dari hasil menjual tuak tersebut mereka langsung dapat gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Keadaan seperti ini yang menyebabkan banyak penjual tuak tidak bisa berbuat banyak untuk hidupnya dan sulit beralih kepekerjaan lain.Kata Kunci: Tuak (Alkohol Bali), Sosial dan Ekonomi, Desa Datah

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here