z-logo
open-access-imgOpen Access
Studio Perancangan Arsitektur Tapak: Penataan Kawasan Seni Dan Budaya Hutan Kota Sanggabuana - Jakarta Selatan
Author(s) -
Muhammar Khamdevi
Publication year - 2018
Publication title -
international journal of community service learning/international journal of community service learning
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2579-7166
pISSN - 2549-6417
DOI - 10.23887/ijcsl.v2i2.13936
Subject(s) - humanities , art , studio , visual arts
Permasalahan mengapa tidak efektifnya tri dharma perguruan tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen dan mahasiswa adalah bahwa tiap-tiap kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat berjalan sendiri-sendiri. Di sisi yang lain metode pembelajaran di perguruan tinggi umumnya masih satu arah dan tidak berbasis riset, sehingga pemahaman mahasiswa terhadap materi dan juga terhadap kondisi nyata tidak dapat tercapai. Program Studi Arsitektur Universitas Matana mencoba mengintegrasi ketiga tridharma dengan menerapkan metode Research Based Teaching and Learning (RBTL) dan Service Learning (SL). Studi kasus penelitian ini adalah tugas studio “Penataan Kawasan Seni dan Budaya Hutan Kota Sanggabuana” dalam mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur Tapak. Bagaimanakah keberhasilan pelaksanaan studio ini dalam mengintegrasikan tridharma ke dalam mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur Tapak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan deskripsi keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dan pemahaman terhadap materi dan permasalahan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan proses pembelajaran yang positif dengan hasil yang optimal dan memuaskan klien.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here