z-logo
open-access-imgOpen Access
Evaluasi Kinerja Injeksi Air Menggunakan Analisa Fall-Off Test Dan Analisa Kualitas Air Menggunakan Metode Stiff-Davis Di Lapangan Selta
Author(s) -
Irfan Nofta Veri
Publication year - 2012
Publication title -
journal of earth energy engineering/journal of earth energy engineering
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2540-9352
pISSN - 2301-8097
DOI - 10.22549/jeee.v1i1.932
Subject(s) - physics , core sample , mineralogy , humanities , chemistry , core (optical fiber) , optics , art
Porositas dan permeabilitas merupakan bagian dari sifat fisik batuan yang memiliki keterkaitan. Porositas merupakan perbandingan dari volume bulk batuan terhadap total volume batuan sementara permeabilitas merupakan ukuran media berpori untuk meloloskan fluida agar fluida dapat mengalir. Untuk menentukan harga porositas dan permeabilitas tersebut dapat dilakukan pada uji laboratorium. Dengan adanya perbandingan harga permeabilitas dari sample batuan, dapat diketahui seberapa besar nilai skin dari batuan reservoir tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lumpur pemboran dengan emulsi minyak terhadap kerusakan formasi batu pasir lempungan. Adapun data yang menjadi acuan utama untuk penelitian ini adalah data permeabilitas dari sample core yang didapat dengan menggunakan alat Gas Permeameter. Dalam penelitian ini , Sample core yang digunakan yaitu sample core batu pasir lempungan sebanyak 10 buah dengan harga porositras yang seragam sesuai dengan pengukuran helium porosimeter dan akan  dikontaminasi terhadap lumpur pemboran emulsi minyak. Pembuatan lumpur emulsi minyak disesuaikan dengan standar API SPEC. Sifat fisik lumpur yang perlu diukur dalam penelitian ini yaitu : Densitas lumpur, Rheologi lumpur, pH lumpur, Filtare lumpur dan ketebalan Mud Cake. Setelah dilakukan pengukuran dan uji laboratorium didapat harga permeabilitas sample core rata – rata sebelum dijenuhi dengan lumpur pemboran sebesar 1.2 Darcy dan permeabilitas rata – rata sample core setelah dijenuhi dengan lumpur pemboran sebesar 0.13 Darcy. Dari hasil perbandingan permeabilitas awal dan permeabilitas akhir sample core didapat nilai kerusakan sample core setelah dikontaminasi dengan lumpur emulsi minyak sebesar 8.2. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kerusakan sample core batu pasir lempungan setelah dikontaminasi dengan lumpur emulsi minyak cukup besar jika dibandingakan dengan kontaminasi pada sample core batu pasir, yang ditunjukkan oleh kecilnya harga skin dari sample core tersebut.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here